Satu Kantor Kecamatan dan Kelurahan Surabaya Lockdown, Belasan Pegawai Reaktif Rapid Test - Kabar Surabaya

Breaking

Sunday, May 17, 2020

Satu Kantor Kecamatan dan Kelurahan Surabaya Lockdown, Belasan Pegawai Reaktif Rapid Test

Satu Kantor Kecamatan dan Kelurahan Surabaya Lockdown, Belasan Pegawai Reaktif Rapid Test


Kabar Surabaya - Penyebaran Virus COVID-19 yang saat ini sudah dua bulan berlangsung di Indonesia seakan belum mencapai puncaknya. Hingga saat ini belum ada satupun pihak yang berhasil memprediksi secara tepat, kapan pandemi Virus Corona ini akan segera berakhir. Banyak korban sudah mulai berjatuhan dari berbagai pihak. Mulai dari masyarakat sipil, tenaga medis, hingga para aparatur negara.



Kondisi ini seperti yang dialami oleh para Aparatur Sipil Negara yang berkantor di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Belasan pegawainya dinyatakan Reaktif setelah di Rapid test secara massal. Akibatnya, hingga saat ini Kantor Kecamatan Sukolilo yang berada dikawasan Surabaya Timur ini di lockdown selama minimal 14 hari dan semua pelayanan kepada masyarakatnya dialihkan secara online/daring.

Kronologis ditutupnya Kantor kecamatan Sukolilo ini berawal dari dua orang pegawai dari Kecamatan Sukolilo yang dinggal di kawasan Semolowaru. Kedua orang pegawai ini pernah mengikuti Rapid Test dan hasilnya dinyatakan Reaktif. Kedua pegawai ini setiap harinya memang beraktifitas di Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan yang memang berada di dalam gedung yang sama tersebut.



Mengetahui adanya kedua pegawai Kantor Kecamatan Sukolilo yang dinyatakan Reaktif ini, akhirnya Pemkot Surabaya berinisiatif untuk melakukan Rapid Test kepada seluruh karyawan Kecamatan dan Kelurahan Sukolilo tersebut. Hal ini memang telah sesuai dengan metode yang diterapkan oleh pemkot Surabaya, yaitu Metode Sarang Tawon. Dimana ada salah satu orang di nyatakan positif, maka semua orang yang berada dilingkungan yang sama akan di Rapid test secara massal.

Rapid Test massal terhadap seluruh pegawai Kecamatan dan Kelurahan Sukolilo ini dilangsungkan pada tanggal 12 Mei 2020 lalu. Rapid test ini dilakukan terhadap 70 pegawai yang ada di Kecamatan dan Kelurahan Sukolilo tersebut. Hasilnya cukup mencengangkan, karena sebanyak 16 orang dari 70 pegawai tersebut dinyatakan Reaktif Rapid Test.



Diantara 16 rang ini, Camat Sukolilo Amalia Kurniawati dan Sekcam Sukolilo DJ Sugianto serta Lurah Sukolilo Warti dan sejumlah kepala bagian lainnya dinyatakan reaktif Rapid test. Ke-16 orang yang dinyatakan reaktif ini langsung dilakukan SWAB Test di Rumah Sakit Premier Kota Surabaya pada tanggal 15 Mei 2020. Selagi menunggu hasil dari Swab Test makan para pegawai yang dinyatakan reaktif ini langsung di karantina mandiri di sebuah hotel yang telah disediakan.

Pada tanggal 15 Mei 2020 juga dilakukan Rapid Test susulan terhadap tiga pegawai Kecamatan Skolili dan hasilnya dua diantaranya dinyatakan Reaktif Rapid Test. Alhasil keduanya langsung dilakukan karantina mandiri juga di hotel yang sama.



Untuk mencegah penyebaran Virus COVID-19 di masyarakat, maka kantor Kecamatan Sukolilo dan Kantor Kelurahan Sukolilo di tutup untuk waktu 14 hari kedepan. Untuk pelayanan masyarakat akan dilakukan secara online atau daring. (Yanuar Yudha)    

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad