Memasuki Fase New Normal, Masyarakat Diberi Tanda Dengan Gelang Warna - Kabar Surabaya

Breaking

Wednesday, May 27, 2020

Memasuki Fase New Normal, Masyarakat Diberi Tanda Dengan Gelang Warna

Memasuki Fase New Normal, Masyarakat Diberi Tanda Dengan Gelang Warna


Kabar Surabaya - Wacana mengenai tatanan kehidupan yang baru atau yang disebut juga new normal sudah mulai digaungkan oleh Pemerintah Pusat. Dengan adanya New Normal ini harapannya masyarakat bisa kembali lagi menjadi produktif, namun dengan mengindahkan aturan-atruran protokol kesehatan yang telah di terapkan. Jika hal ini bisa dilakukan, maka kegiatan perekonomian bisa kembali normal meskipun tetap akan ada gangguan dari Virus COVID-19.



Jika New Normal ini benar-benar diberlakukan, maka diperlukan kesadaran yang tinggi dari masyarakatnya. Karena ternyata masih banyak ditemui kasus di masyarakat dimana mereka yang telah dinyatakan sebagai Orang Dalam Pantauan (ODP) ataupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih sering keluar rumah. Padahal seharusnya mereka menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Jika pasien ODP dan PDP ini masih sering keluar rumah, maka mereka tidak akan bisa dibedakan dengan masyarakat lainnya. Hal inilah yang akhirnya mengekibatkan masih tingginya penyebaran Virus COVID-19 di masyarakat, apalagi jika kemudian hari mereka dinyatakan positif Corona. Tentu saja penyebaran virusnya sudah menyebar ke banyak orang.



Hal inilah yang akhirnya membuat salah stu anggota dewan Kota Surabaya mengusulkan sesuatu bagi warga Kota Surabaya. usulan ini berupa pemberian gelang penanda kepada warga yang terkena paparan dari Virus COVID-19. Gelang ini akan memiliki warna sesuai dengan kondisi kesehatan warga yang bersangkutan.

Gelang berwarna Merah akan diberikan kepada warga yang berstatus PDP. Sedangkan gelang yang berwarna kuning akan diberikan kepada warga yang diklasifikasikan sebagai ODP. bagi warga yang sehat dan berlum terkena paparan Virus COVID-19 akan diberikan gelang penanda berwarna hijau. Bagi masyarakat yang sehat inilah yang kemudian bisa beraktifitas kembali dalam kondisi tatanan New Normal.    



Sedangkan untuk ODP harus menjalani karantina mandiri dengan mendapatkan bantuan permakanan , obat serta suplemen dari Pemkot Surabaya. Untuk PDP tentunya akan dirawat di rumah sakit yang telah di tunjuk.

Anggota dewan tersebut juga mengusulkan supaya Pemkot Surabaya melakukan SWAB Test secara massal kepada seluruh warga Kota Surabaya. Hal ini agar bisa dikelompokkaan mana warga yang sakit dan mana warga yang sehat. nantinya pada setiap kampung disiapkan tempat untuk karantina massal bagi yang harus menjalaninya dengan pengawasan otoritas kesehatan setempat.



Selain itu, hal penting juga yang harus dilakukan adalah memberikan edukasi kepada msyarakat mengenai tata cara pemakaman janasah pasien COVID-19. Hal ini agar masyarakat bisa mengetahui standart protokol kesehatan yang telah diterapkan, agar bisa menjaga dirinya dari paparan Virus Corona. 

Jangan sampai ada kejadian masyarakat yang kemudian membuka dan menakamkan jenazah COVID-19 seperti jenasah pada umumnya. seperti kasus yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo beberapa waktu yang lalu. (Yanuar Yudha)   

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad