Ada Pasien Anak Di Isolasi, Walikota Risma Berikan Kejutan - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, May 22, 2020

Ada Pasien Anak Di Isolasi, Walikota Risma Berikan Kejutan

Ada Pasien Anak Di Isolasi, Walikota Risma Berikan Kejutan Khusus

Kabar Surabaya - Pandemi Virus COVID-19 yang sudah dua bulan menyasar ke Indonesia ini rupanya tidak pandang bulu siapa yang menjadi korbannya. Virus Yang berasal dari Tiongkok ini tidak hanya menyasar ke orang tua maupun dewasa saja. Namun anak-anak juga ada yang harus menjadi korbannya. Kebanyakan mereka harus menjalani isolasi akibat orang tuanya telah dinyatakan positif COVID-19.



Pasien anak yang diisolasi ini ditempatkan di Asrama Haji Sukolilo yang saat ini di fungsikan sebagai ruang perawatan dan karantina bagi warga yang dinyatakan Reaktif Rapid Test. Asrama Haji Sukolilo ini memang saat ini sedang difungsikan sebagai salah satu instalasi khusus guna menangani wabah COVID-19. Hal ini sengaja dilakukan karena Pemkot Surabaya membutuhkan banyak tempat untuk menampung warga Kota Surabaya yang dinyatakan Reaktif Rapid Test.   

Belakangan ini Pemkot Surabaya memang sengaja melakukan test massal secara masuf kepada warga Kota Surabaya. Hal ini berkaitan dengan metode sarang tawon yang sedang duterapkan. Metode ini akan melakukan sebanyak mungkin Rapid Test terhadap sekelompok orang ketika menemukan salah satu orang dikawasan tersebut yang terkonfirmasi positif COVID-19.



Hal inilah yang akhirnya membuat banyak warga yang dinyatakan Reaktif Rapid Test harus menjalani isolasi atau karantina. Karantina ini ada yang dilakukan di hotel yang disewa oleh Pemkot Surabaya atau di tempat khusu seperti Asrama Haji Sukolilo tersebut.

Ternyata, warga Kota Surabaya yang diisolasi di Asrama Haji Sukolilo ini ada pula yang masih anak-anak. Mereka biasanya dikarantina bersama satu keluarga. Hingga saat ini terdapat empat orang anak yang sedang menjalani karantina di lokasi tersebut.



Melihat kenyataan ini, jiwa keibuan dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini langsung terketuk. Orang nomor satu di Kota Surabaya ini kemudian menyempatkan untuk mengunjungi pasien anak-anak yang sedang menjalani karantina di Asrama Haji Sukoliko Surabaya.

Saat Walikota Risma berkunjung ke Asrama haji Sukolilo, beliau juga memberikan kejutan khusus kepada anak-anak yang sedang menjalani karantina di lokasi tersebut. Kejutan itu berupa mainan dan buku yang didalamnya ada tandatangan Walikota Risma.



Apa alasan dari Walikota Risma memberikan hadiah mainan dan buku kepada anak-anak yang sedang menjalani karantina tersebut...?. Ternyata nenek dari dua cucu ini ingin membuat anak-anak yang sedang dikarantina ini merasa dalam keadaan gembira. Beliau tidak ingin anak-anak ini stress atau tertekan ketika di isolasi di Asrama haji Sukolilo ini. 

" Supaya anak-anak ini tidak merasa kalau dirinya sakit. Aku kasih buku, aku kasih mainan, aku juga berikan dongeng singkat biar mereka ini tetap seneng. Ini penting lho untuk menjaga agar imun tubuhnya tetap terjaga dengan baik.".



Untuk menjaga kesehatan dari anak-anak ini, Walikota Risma menempatkan dokter khusus guna memantau kesehatan mereka. Setiap pagi mereka akan diajak untuk senam pagi dengan musik yang gembira, sekalian berjemur di bawah matahari untuk menambah asupan vitamin D yang berfungsi untuk memperkuat Imun tubuh.(Yanuar Yudha)

*gambar hanya ilustrasi

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad