Proyek Box Culvert Salah Penanganan, Walikota Tegur Keras Pelaksana Proyek - Kabar Surabaya

Terbaru

Friday, May 24, 2024

Proyek Box Culvert Salah Penanganan, Walikota Tegur Keras Pelaksana Proyek

Proyek Box Culvert Salah Penanganan, Walikota Tegur Keras Pelaksana Proyek


Kabar Surabaya - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang akrab disapa Cak Eri, menegaskan kepada kontraktor untuk meningkatkan efektivitas dalam menyelesaikan proyek pemasangan box culvert. Cak Eri menjelaskan bahwa pengerjaan saluran air seharusnya dapat dilakukan secara paralel dengan perbaikan jalan. Ia memberi contoh proyek di Jalan Kapasari I, Kecamatan Simokerto, Surabaya, yang dia tinjau langsung pada Rabu (22/5/2024).


Menurut laporan kontraktor, proyek pemasangan box culvert hampir selesai. Namun, proyek ini belum mencakup pengerjaan paving jalan di ruas tersebut. Cak Eri menyatakan bahwa progres pembangunan box culvert di Jalan Kapasari I sudah mencapai sekitar 95 persen. Namun, pengerjaan paving jalan masih tertunda.



Karena itu, Wali Kota Eri memberikan teguran kepada kontraktor terkait lambatnya pengerjaan yang merugikan warga sekitar.

"Saya sudah mengingatkan kontraktornya, jangan bekerja seperti ini. Jika tidak berubah, saya akan menghentikan proyek kalian," tegas Cak Eri pada Kamis (23/5/2024).


Menurutnya, pekerjaan saluran dan paving seharusnya bisa dilakukan bersamaan. Misalnya, jika 500 meter saluran sudah terpasang dari total proyek 1000 meter, maka bagian tersebut bisa segera ditutup dengan paving.

"Ketika mencapai 500 meter, maka 0-500 meter seharusnya sudah dikerjakan jalannya secara paralel. Jadi, ketika 600 meter selesai, jalan di atasnya juga sudah tertutup," jelas mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.


Cak Eri meminta kontraktor untuk segera memasang paving dalam minggu ini.

"Saya akan cek lagi dalam dua hari untuk memastikan pengerjaan paving sudah selesai," tegasnya.


Cak Eri juga tidak segan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang tidak mengikuti arahan, mulai dari Surat Peringatan (SP) 1, 2, hingga SP 3 atau pemutusan kontrak.

"Karena pekerjaan bisa dilakukan secara paralel. Masyarakat juga harus bisa merasakan hasilnya langsung," tambahnya.


Cak Eri mengungkapkan bahwa box culvert di Jalan Kapasari I nantinya akan terhubung dengan saluran di bawah perempatan traffic light Jalan Kalianyar Surabaya dan kemudian terkoneksi dengan Rumah Pompa Undaan.

"Saya akan memeriksa lagi dua hari ke depan, memastikan sirtu sudah datang dan box culvert sudah tertutup," ujarnya.


Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, memastikan akan mengikuti arahan Wali Kota. Termasuk pengerjaan secara paralel antara saluran dan paving.

"Jika saluran sudah dipasang box-nya, kami akan segera melanjutkan dengan pengerjaan paving agar saluran dan jalan dapat berfungsi," kata Syamsul.


Proyek ini juga akan menghubungkan saluran baru dengan rumah pompa di Undaan, memastikan koneksi yang optimal untuk sistem drainase di Kapasari I.


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad