Warga Rungkut Menanggal Keluhkan TPS Kumuh
Kabar Surabaya - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya, Laila Mufidah, menekankan pentingnya menjaga kenyamanan warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Rungkut Menanggal. Ia meminta agar kondisi lingkungan di sekitar TPS tidak dibiarkan terlihat kumuh dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami mendorong pihak terkait agar memprioritaskan kenyamanan warga dan penghuni permukiman di sekitar TPS,” ujar Laila di Surabaya, Selasa (24/2).
Laila optimistis Pemerintah Kota Surabaya mampu melakukan pembenahan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing perangkat daerah, dengan tetap mengacu pada aturan dan tata kelola yang berlaku.
/div>
Keberadaan TPS itu dinilai janggal karena awalnya disebut hanya untuk melayani wilayah sekitar. Namun pada praktiknya, sampah dari berbagai daerah turut dibuang ke lokasi tersebut, termasuk limbah dari restoran. Bahkan, terdapat kendaraan khusus dari luar kawasan yang rutin membuang sampah di sana.
“Kalau hanya dibawa motor mungkin masih wajar. Tapi kalau ada kendaraan khusus dari luar wilayah, ini yang perlu ditertibkan,” tegasnya.
Keluhan juga datang dari warga Perumahan Gunung Anyar Harapan, RW 5, Kecamatan Gunung Anyar. Mereka mengaku akses utama menuju permukiman semakin kumuh. Di lokasi tersebut bahkan berdiri gubuk sederhana lengkap dengan kasur dan bantal, yang diduga kerap dihuni.
Selain itu, tepi jalan dijadikan tempat menyimpan rongsokan dan menjemur sampah plastik secara terbuka, sehingga memperparah kesan semrawut dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Laila berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti agar kebersihan dan ketertiban lingkungan tetap terjaga, sekaligus memastikan hak warga atas lingkungan yang sehat dan layak huni dapat terpenuhi.


No comments:
Post a Comment