Kompilasi Serangan Balasan IRAN Terhadap Serangan Amerika Dan Israel, Pangkalan Militer USA Hancur Lebur
Kabar Surabaya — Ketegangan militer di kawasan Timur Tengah mengalami eskalasi tajam setelah Iran meluncurkan serangan balasan besar-besaran terhadap Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di berbagai negara Teluk. Aksi ini merupakan respons langsung terhadap serangan gabungan yang dilancarkan oleh AS dan Israel ke wilayah Iran pada pagi hari Sabtu.
/div>
Sabtu, 28 Februari 2026
06:45 WIB — Serangan Gabungan AS-Israel Dimulai
Amerika Serikat dan Israel memulai operasi militer besar terhadap berbagai target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran dan lokasi strategis lain. Serangan ini dipandang sebagai upaya menghancurkan sebagian kemampuan militer dan infrastruktur Iran.
08:45–09:00 WIB — Teheran Diguncang Ledakan
Ledakan terdengar di beberapa wilayah Iran, terutama area pusat kota Teheran. Warga panik dan aktivitas sipil terganggu saat sirene serangan udara berbunyi.
10:45 WIB — Serangan Udara Mengenai Sekolah di Minab
Sebuah sekolah dasar di Minab, Iran, dilaporkan hancur akibat serangan rudal atau pesawat, menimbulkan korban besar di kalangan pelajar.
Pukul 12:00–15:00 WIB — Ketegangan Meningkat di Iran
Pernyataan resmi dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menegaskan bahwa mereka akan memberikan balasan dalam beberapa jam mendatang, menyebut serangan Israel sebagai kesalahan perhitungan.
Sekitar 15:00 WIB — Iran Mulai Meluncurkan Rudal Balistik ke Israel
Iran mulai meluncurkan rudal-rudal balistik ke arah wilayah Israel sebagai serangan balasan langsung. Ledakan terdengar di utara Israel dan sirene peringatan serangan udara aktif di beberapa kota.
15:18–16:00 WIB — Sirene & Peringatan di Israel
Penduduk Israel di beberapa wilayah mendengar suara sirene serangan udara. Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka mendeteksi rudal-rudal yang diluncurkan dari Iran dan sistem pertahanan mereka aktif mencegat sebagian.
16:30 WIB — IRGC Tegaskan Balasan Segera Dilakukan
Komando IRGC di Teheran menyatakan balasan akan dilancarkan dalam beberapa jam berikutnya, menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam setelah serangan besar terhadap negaranya.
Malam — Gelombang Rudal dan Drone Iran Meluas
Seiring malam, laporan dari beberapa sumber menyebutkan bahwa Iran meluncurkan gelombang rudal dan drone balistik ke wilayah Israel dan beberapa pangkalan militer AS di Teluk (termasuk negara-negara seperti Qatar, UEA, Bahrain dan lain-lain). Sistem pertahanan udara Israel dan AS bekerja keras untuk menghadapi serangan tersebut.
Minggu, 1 Maret 2026
00:00–03:00 WIB — Sirene dan Aktivitas Militer Lanjutan
Sirene peringatan masih berbunyi di wilayah Israel karena ancaman rudal terus ada hingga dini hari. Pasukan militer di kawasan tetap waspada dan menahan beberapa serangan.
Pemerintah Iran menyatakan balasan tersebut sebagai hak pembelaan diri yang sah, menegaskan bahwa semua “aset dan kepentingan AS dan Israel di wilayah tersebut kini menjadi target yang sah”. Tidak ada “garis merah” dalam balasan mereka setelah agresi dianggap telah melanggar kedaulatan Iran.
Sementara itu, sejumlah negara dan organisasi internasional menyerukan penurunan eskalasi dan diplomasi, termasuk seruan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghentikan kekerasan demi melindungi warga sipil dan stabilitas regional.
Dampak Regional dan Global
Konflik yang memanas membuat beberapa wilayah Teluk menutup udara mereka sementara, dan duta besar serta warga asing diimbau untuk mengambil langkah berjaga-jaga. Pemerintah negara yang terdampak seperti Qatar bahkan meminta warga asing, termasuk WNI, untuk tetap berada di tempat aman.
Para pengamat internasional menilai konflik ini berpotensi memiliki dampak besar terhadap keamanan dan ekonomi kawasan, terutama jika eskalasi lanjutan terus berlanjut.

No comments:
Post a Comment