Gerbang Tol Warugunung Akan Mengalami Lonjakan Sampai 82% Pada Puncak Arus Mudik Tanggal .....
Kabar Surabaya - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memprediksi adanya peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang melintasi gerbang tol di wilayah Jawa Timur selama periode mudik Lebaran Idulfitri 2026. Salah satu titik yang diperkirakan mengalami lonjakan paling tinggi adalah Gerbang Tol (GT) Warugunung, dengan kenaikan volume kendaraan mencapai sekitar 82 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan dan analisis terhadap potensi pergerakan kendaraan selama masa mudik dan arus balik Lebaran tahun ini, khususnya pada ruas jalan tol yang berada di wilayah Jawa Timur.
Menurut Ria, terdapat perbedaan tren waktu puncak arus mudik antara skala nasional dan regional. Secara nasional, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Namun untuk wilayah Jawa Timur, khususnya di Gerbang Tol Warugunung, puncak kepadatan kendaraan diprediksi akan berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Selain di GT Warugunung, peningkatan arus kendaraan juga diperkirakan terjadi di Gerbang Tol Kejapanan Utama. Untuk titik ini, puncak arus mudik diproyeksikan berlangsung pada Minggu, 22 Maret 2026.
Ria menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan tersebut tidak hanya dipicu oleh perjalanan mudik menuju kampung halaman, tetapi juga oleh aktivitas silaturahmi antar-kota yang biasanya meningkat menjelang dan setelah hari raya. Banyak masyarakat yang memilih melakukan perjalanan ke berbagai daerah untuk mengunjungi keluarga maupun kerabat.
/div>
Mengantisipasi lonjakan kendaraan tersebut, PT JTT telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghentikan seluruh pekerjaan konstruksi di ruas jalan tol mulai Rabu, 11 Maret 2026, agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan.
Meski pekerjaan konstruksi dihentikan sementara, Jasa Marga tetap menyiagakan tim pemeliharaan jalan selama 24 jam untuk mengantisipasi berbagai gangguan teknis seperti jalan berlubang maupun genangan air akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Sebagai bagian dari kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, Jasa Marga juga menyiapkan 14 tim khusus untuk penanganan genangan air dan potensi longsor di beberapa titik rawan. Selain itu, sebanyak 12 unit pompa air disiagakan guna mempercepat proses penanganan apabila terjadi genangan di area jalan tol.
Tidak hanya dari sisi fasilitas dan peralatan, ratusan personel layanan jalan tol juga disiagakan secara on call di berbagai ruas strategis. Petugas tersebut ditempatkan mulai dari ruas Tol Ngawi–Kertosono hingga Surabaya–Gempol, guna memberikan layanan bantuan cepat bagi pengguna jalan yang mengalami kendala selama perjalanan mudik.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Jasa Marga berharap perjalanan para pemudik yang melintasi ruas Tol Trans Jawa, khususnya di wilayah Jawa Timur, dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

No comments:
Post a Comment