Persiapan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU, 12 Ruas Jalan di Malang Tutup Total
Kabar Surabaya - Menjelang gelaran Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), panitia terus mematangkan berbagai persiapan. Kegiatan akbar ini akan berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU, Prof. Maskuri Bakri, mengatakan hingga saat ini persiapan masih terus berjalan. Hal ini mengingat acara tersebut akan dihadiri sejumlah tokoh penting nasional, mulai dari jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hingga Presiden RI Prabowo Subianto.
“Yang jelas kami masih dalam tahap persiapan. Saat peninjauan kemarin, Bu Khofifah menekankan bahwa kita harus menjadi tuan rumah yang terbaik. Karena acara ini bukan hanya menutup satu abad NU, tetapi juga menjadi awal abad kedua NU,” ujar Prof. Maskuri
Rangkaian kegiatan Harlah 1 Abad NU akan diawali dengan apel sekitar 2.000 anggota Banser pada Sabtu (7/2/2026) siang. Para anggota Banser akan ditempatkan sesuai dengan drop zone atau zona transit yang telah ditentukan panitia.
“Drop zone berfungsi sebagai tempat transit jemaah. Mereka akan turun dari bus di titik tersebut, lalu berjalan kaki menuju Stadion Gajayana,” jelas Prof. Maskuri.
Ia menambahkan, jarak antara drop zone dan lokasi kegiatan relatif dekat. Rata-rata berkisar antara 500 meter hingga satu kilometer, dengan jarak terjauh sekitar tiga kilometer.
/div>
Panitia memperkirakan jemaah akan mulai berdatangan secara bertahap sejak Sabtu sore pukul 18.00 WIB hingga tengah malam pukul 24.00 WIB.
“Pada Minggu (8/2/2026) pukul 00.00 WIB, seluruh jemaah sudah harus berada di Stadion Gajayana untuk memulai rangkaian kegiatan,” ungkapnya.
Rangkaian acara dini hari meliputi:
- Khatmil Quran 999 kali
- Mujahadah dan pemberian ijazah kubro
- Istigasah dan doa bersama yang dipimpin para kiai sepuh
- Salat Tahajud dan Subuh berjamaah
Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan selawat bersama yang dipimpin Majelis Muslimin.
Sambutan Tokoh dan Pidato Presiden
Acara kemudian berlanjut dengan sejumlah sambutan, antara lain dari:
- PWNU Jawa Timur
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
- Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar
Puncak acara akan ditutup dengan pidato kebangsaan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Seluruh rangkaian acara diperkirakan selesai sekitar pukul 08.00–08.30 WIB pada Minggu pagi,” kata Prof. Maskuri.
Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Jalan
Sementara itu, berdasarkan informasi resmi Polresta Malang Kota melalui akun Instagram resminya, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan
Sebanyak 12 ruas jalan terdampak pengalihan, yakni:
- Jalan Besar Ijen
- Jalan Retawu
- Jalan Wilis
- Jalan Pahlawan Trip
- Jalan Semeru
- Jalan Lawu
- Jalan Welirang
- Jalan Merapi
- Jalan Taman Slamet
- Jalan Sumbing
- Jalan Gntur
- Jalan Buring
Pengalihan arus akan diberlakukan mulai Sabtu (7/2/2026) pukul 12.00 WIB hingga Minggu (8/2/2026) pukul 20.00 WIB.
Pihak kepolisian juga menyiapkan sejumlah ruas jalan terbatas yang hanya dapat dilalui oleh kendaraan peserta VIP serta warga sekitar lokasi kegiatan. Masyarakat umum diimbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas.

No comments:
Post a Comment