Kapan 1 Ramadhan 2026? Ini Jadwal Versi Muhammadiyah dan Perkiraan Pemerintah - Kabar Surabaya

Terbaru

Wednesday, February 11, 2026

Kapan 1 Ramadhan 2026? Ini Jadwal Versi Muhammadiyah dan Perkiraan Pemerintah

 
Kapan 1 Ramadhan 2026? Ini Jadwal Versi Muhammadiyah dan Perkiraan Pemerintah


Kabar Surabaya Bulan Ramadhan selalu menjadi waktu yang paling dinantikan umat Islam. Menjelang kedatangannya, masyarakat biasanya mulai mencari informasi mengenai kapan tepatnya 1 Ramadhan dimulai agar bisa mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun dalam perencanaan aktivitas sehari-hari.


Untuk penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026, di Indonesia terdapat dua rujukan utama, yakni keputusan pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama dan penetapan Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Keduanya kerap berdekatan, namun menggunakan pendekatan yang berbeda.


Lantas, kapan awal puasa Ramadhan 2026 dimulai?


Jadwal Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Ramadhan 1447 H. Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal, 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada: Rabu, 18 Februari 2026


Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan melaksanakan salat Tarawih pertama pada Selasa malam, 17 Februari 2026, dan mulai berpuasa pada Rabu pagi.

Metode hisab hakiki wujudul hilal merupakan sistem perhitungan astronomi yang mengacu pada posisi matahari dan bulan secara ilmiah. Melalui metode ini, Muhammadiyah dapat menentukan awal bulan Hijriah tanpa menunggu pengamatan langsung hilal di lapangan.

Dalam maklumatnya disebutkan bahwa berdasarkan perhitungan tersebut, posisi bulan telah memenuhi kriteria sehingga awal Ramadhan ditetapkan pada 18 Februari 2026.

Tak hanya itu, Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 yang diperkirakan jatuh pada: Jumat, 20 Maret 2026


Jadwal Ramadhan 2026 Versi Pemerintah

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan secara resmi kapan 1 Ramadhan 1447 H dimulai. Penetapan tersebut akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat.

Sidang isbat awal Ramadhan dijadwalkan berlangsung pada:

Selasa, 17 Februari 2026


Sidang tersebut rencananya dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan melibatkan berbagai pihak, seperti:

  1. Perwakilan ormas Islam
  2. Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  3. BMKG
  4. Para ahli falak
  5. DPR dan Mahkamah Agung
  6. Perwakilan negara sahabat

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat terdiri dari tiga tahapan utama:

  1. Pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab).
  2. Verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik pemantauan di seluruh Indonesia.
  3. Musyawarah dan penetapan keputusan yang kemudian diumumkan ke publik.

Pemerintah menggunakan metode kombinasi hisab dan rukyat dalam menentukan awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha agar keputusan yang diambil lebih komprehensif dan dapat diterima secara luas.


Perkiraan Awal Ramadhan 2026

Meski menunggu keputusan resmi pemerintah, sejumlah prediksi menyebutkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H berpotensi jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026.

Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil sidang isbat sebagai penetapan resmi pemerintah, sekaligus tetap mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan penuh kesiapan lahir dan batin.

Semoga Ramadhan 2026 membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru dalam beribadah.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad