Vaksin Corona Untuk Jatim Segera Didistribusikan Dan Disuntikkan - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, January 5, 2021

Vaksin Corona Untuk Jatim Segera Didistribusikan Dan Disuntikkan


Vaksin Corona Untuk Jatim Segera Didistribusikan Dan Disuntikkan


Kabar Surabaya - Sebagaimana diketahui bersama, bahwa saat ini Indonesia telah mengimpor jutaan Vaksin COVID-19 dari berbagai negara. Salah satu negara yang mendapatkan order pembelian dari indonesia ini adalah negara China. Merek Vaksin Corona asal China ini adalah Sinovac dan produk tersebut telah datang di Indonesia pada akhir tahun 2020 lalu.

 

Saat ini Vaksin Corona tersebut telah didistribusikan ke berbagai wilayah di indonesia. Salah satu daerah yang mendapatkan jatah vaksin ini adalah Provinsi Jawa Timur. Vaksin Corona untuk Provinsi Jatim ini telah tiba dengan pengawalan super ketat oleh pihak Polda Jatim, dan Polrestabes Kota Surabaya. 

 


Vaksin ini memasuki wilayah Kota Surabaya pada pukul 07.00wib dengan pengawalan ketat oleh mobil Baracuda dan mobl patroli dari Kepolisian. Vaksin yang didatangkan ini, dibawa oleh dua unit mobil box dan langsung menuju gedung Dinas Kesehatan Provinsi Jatim untuk dilakukan penyimpanan di gudang obat.

 

Selama bongkar muat, para awak media tidak boleh terlalu dekat untuk mengambil gambar. Tampak pasukan bersenjata lengkap mengawasi dan menjaga proses bongkar muat vaksin tersebut. Kegiatan bongkar muat ini dilakukan cukup cepat dan cermat. Semua petugas bongkar muat juga mnerapkan Protokol Kesehatan secara penuh.

 

Herlin Ferliana selaku Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur memaparkan bahwa pengiriman Vaksin Corona ini akan terus dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama ini memang akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan mereka yang berkegiatan pada area tersebut. Tenaga kesehatan tersebut seperti Dokter, Perawat, bagian loundry, porter maupun driver.

 

Menurut Herlina, Provinsi Jatim ini sebenarnya telah mendapatkan jatah sebanyak 316.000 dosis vaksin. Namun setelah di kalkulasi uang oleh Pemerintah Pusat, saat ini yang bisa didatangkan masih sejumlah 77.760 dosis vaksin. Padahal berdasarkan data yang ada, jumlah keseluruhan tenaga medis adalah 193.000 personel. 

 

Mengenai kekurangan jumlah vaksin ini, Herlin mengaku masih belum mendapatkan info terbaru kapan Provinsi Jatim akan kembali mendapatkan pasokan lagi. Sedangkan untuk pengiriman ke berbagai daerah, masih akan menunggu rekomendari dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta petunjul teknis dari Kementrian Kesehatan. Sedangkan untuk penyuntikan, saat ini telah disiapkan sebanyak 2000-an petugas sebagai vaksinator.  (yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad