Kisah Fadly Satrio, Lulusan Hukum Unair yang Bertugas Ambil Pesawat Nam Air - Kabar Surabaya

Breaking

Sunday, January 10, 2021

Kisah Fadly Satrio, Lulusan Hukum Unair yang Bertugas Ambil Pesawat Nam Air


Kisah Fadly Satrio, Lulusan Hukum Unair yang Bertugas Ambil Pesawat Nam Air

 

Kabar Surabaya - Peristiwa jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan seribu rupanya juga meninggalkan duka bagi warga Kota Surabaya. Dalam daftar penumpang (manifest) penerbangan juga terdapat warga Kota Pahlawan yang terdaftar sebagai kru khusus maskapai Penerbangan Nam Air. Maskapai Nam Air ini merupakan anak perusahaan dari Sriwijaya Air.

 

Warga Kota Surabaya yang turut menjadi korban dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air adalah Fadly Satrio. Saat ini, anak bungsu dari tiga bersaudara ini tercatat bertugas di maskapai Nam Air sebagai Co-Pilot. Uniknya, Fadly awalnya merupakan lulusan dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair). 



Setelah menyelesaikan studinya selama 3.5 tahun di Kampus Unair, Fadly langsung mengambil pendidikan penerbangan di NAM Air selama 1.5 tahun setelah mendapatkan informasi dari temannya yang berprofesi sebagai pilot. Setelah lulus dari pendidikan, dirinya langsung bekerja di NAM Air dan telah dijalanunya selama 3 tahun ini.

 

Saat kejadian naas tersebut, Fadly bersama dengan enam orang lainnya yang merupakan satu tim mendapatkan tugas untuk mengambil pesawat NAM Air di Pontianak untuk kemudian dipindahkan ke Kota Solo. Sebenarna Fadly dan rekan satu timnya telah terjadwal untuk menaiki pesawat NAM Air. namun, karena pada waktu itu tidak ada pesawat NAM Air yang bertolak ke Pontianak, maka mereka ber-enam di pindahkan ke pesawat Sriwijaya Air.

 

Sebelum bertugas dengan menaiki Sriwijaya Air, Fadly sempat menghubungi ayahnya dan itu merupakan kebiasaannya setiap hari. Sang Ayah, Marzuki, berharap Faddly bisa ditemukan dengan selamat, namun jika Tuhan berkehendak lain keluarga akan denganiklash menerimanya. (yyan)

1 comment:

Post Bottom Ad