Gawat !!!, Kondisi Dr.Soetomo Terungkap, Puluhan Tenaga Medis Terinfeksi COVID - 19..? , Ini Penjelasan Lengkap Dari dr.Joni - Kabar Surabaya

Breaking

Monday, January 4, 2021

Gawat !!!, Kondisi Dr.Soetomo Terungkap, Puluhan Tenaga Medis Terinfeksi COVID - 19..? , Ini Penjelasan Lengkap Dari dr.Joni


Gawat !!!, Kondisi Dr.Soetomo Terungkap, Puluhan Tenaga Medis Terinfeksi COVID - 19..? , Ini Penjelasan Lengkap Dari dr.Joni


Kabar Surabaya -  Saat ini kondisi pandemi Virus COVID-19 memang tengah memasuki masa-masa yang mengkhawatirkan. Sejak akhir tahun 2020 lalu, telah terjadi peningkatan secara signifikan jumlah masyarakat yang terinfeksi oleh Virus Corona. Hal ini mengakibatkan hampir semua rumah sakit rujukan serta rumah sakit darurat kondisinya sudah hampir penuh.

 

Dalam kondisi seperti ini, tiba-tiba banyak beredar informasi melalui pesan berantai Whatsapp yang seolah-oleh menggambarkan kondisi dari Rumah Sakit Dr.Soetomo Surabaya. Pesan ini menggambarkan bahwa kondisi salah stu rumah sakit rujukan COVID- 19 sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan pesan tersebut juga menyebutkan Wakil Walikota Surabaya terpilih - Armuji di rawat di rumah sakit tersebut.



Si pembuat pesan tersebut juga menyebutkan bahwa puluhan tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut telah terinfeksi oleh Virus Corona. Pesan yang tertulis pada tanggal 31/12/2020 ini muai tersebar luas pada hari Minggu (003/01/2021) kemarin. Isi lengkap dari pesan whatsapp tersebut sebagai berikut : 

 

Assalamualaikum,
Mohon izin memohon ketulusan dan kerendahan hati saudara untuk mendoakan, izin menginformasikan, bahwa siang ini kondisi dari IGD Rsud dr.Soetomo Surabaya telah dipenuhi pasien confirmed covid



– IGD non infeksi (bercampur bedah dan non bedah) sebanyak 31 orang pasien confirmed dan belum bisa dipindah
– IGD infeksi (dengan gejala respirasi, kapasitas 50 bed) ada sebanyak 37 orang pasien masih disana menunggu kamar isolasi
Saat ini RSUD dr. Soetomo kehabisan ruang isolasi khusus penyakit menular karena penuhnya kapasitas

Beberapa rekan kami, diantaranya
– 2 orang ppds pediatri
– 5 orang ppds IPD
– 2 orang ppds paru
– 1 orang ppds Urologi
– 1 orang ppds Bedah TKV
– 7 orang ppds Ilmu bedah (salah satunya teman seangkatan saya sedang perawatan intensif isolasi khusus)
– 3 orang ppds anestesi
– 2 orang ppds Orthopedi



Hingga staf pengajar kami, dari
– 1 staf senior Ilmu Kulit Kelamin
– 1 staf senior Ilmu Bedah
– Guru besar Ilmu Bedah Indonesia Prof. Martatko, dr. SpB(K)Onk (salah satu pendiri Perhimpunan Bedah Onkologi Indonesia) beserta ibu
– 2 staf senior Bedah Saraf

Serta ada sejumlah 7 perawat dari IGD dan 21 petugas dari kamar operasi emergency kami juga telah terinfeksi.
Sejumlah kegiatan operasi emergency dibidang bedah Digestif serta bedah Vaskular, maupun Orthopedi pun belum bisa terlaksana karena hanya ada 1 kamar operasi yang dibuka.



 


Dan juga, telah masuk dalam perawatan intensif isolasi RSUD dr. Soetomo,  Bpk. Armuji, wakil walikota Surabaya terpilih.

Semoga semua cobaan dapat kami lewati sehingga semua pelayanan dapat kembali berjalan secara optimal
Kembalilah sehat Indonesia, kembali sehat Surabaya
Wani…!!!

Surabaya, 31/12/2020 




dr Joni Wahyuhadi, selaku Direktur Utama dari RSUD Dr Soetomo menjelaskan bahwa pesan yang telah beredar luas dimasyarakat tersebut bukan berasal dari RSUD dr.Soetomo. Beliau juga tidak mengetahui siapa penyebarnya dan sekarang masih akan dilakukan penyelidikan. Pesan tersebut juga tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.


Menurut dr.Joni, pesan tersebut juga telah melanggar kode etik mengenai nama pasien. Harusnya nama pasien tidak boleh disebarluaskan tanpa persetujuan dari pasien atau keluarga dari pihak pasien. Namun mengenai kondisi dr.Soetomo saat ini, beliau juga mengatakan kalau memang terjadi peningkatan pada jumlah pasien COVID-19 pada saat ini. (yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad