Membongkar Bekal yang Dibawa Walikota Risma Saat Blusukan Ke Warga Saat Pandemi COVID-19 - Kabar Surabaya

Breaking

Monday, July 13, 2020

Membongkar Bekal yang Dibawa Walikota Risma Saat Blusukan Ke Warga Saat Pandemi COVID-19


Kabar Surabaya - Saat ini Kota Surabaya masih menjadi kota penyumbang pasien positif COVID-19 terbanyak untuk Provinsi Jawa Timur. Kondisi seperti ini tentunya membuat semua pihak ekstra keras untuk mencari cara agar penyebaran Virus Corona yang sudah sangat meresahkan ini bisa berhenti. Hal ini mutlak harus dilakukan agar kehidupan masyarakat bisa kembali menjadi normal. Ekonomi bisa segera pulih dan tempat-tempat usaha yang tadinya tutup bisa buka kembali. Sehingga dapat memperkerjakan kembali karyawannya yang telah di PHK. 


Beberapa hari ini, Kota Surabaya seakan menjadi sorotan tersendiri dalam kasus COVID-19. Banyaknya masyarakatnya yang terpapar dan banyaknya tenaga medis yang meninggal dunia akibat paparan Virus COVID-19 ini membuat Kota Pahlawan ini menjadi kota yang menyeramkan. Terutama pandangan masyarakat masyarakat yang tinggal diluar Kota Surabaya.

Beberapa ahli bahkan menilai bahwa tingginya tingkat penyebaran Virus Corona di Kota Surabaya ini karena masyarakatnya yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Banyak yang menilai kalau warga Kota Surabaya ini tidak patuh menggunakan masker. Selain itu mereka juga masih sering untuk tidak menjaga jaran antara satu dengan lainnya.

Hal inilah yang akhirnya membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk turun ke masyarakat hingga ke pemukiman warga bahkan juga masuk ke pasar-pasar tradisional. Disetiap warga yang ditemuinya, orang nomor satu di Kota Pahlawan ini selalu mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan, terutama untuk pemakaian masker.

Hampir setiap hari Wali Kota Risma blusukan untuk melakukan inspeksi ke warga, pasar maupun pusat kegiatan lainnya. Dalam melaksanakan kegiatannya ini Wai Kota Risma ternyata dibekali beberapa piranti wajib yang selalu dibawanya. Beberapa piranti tersebut adalah :

  1. Motor Listrik Gesits karya mahasiswa Institut Teknologi 10 November (ITS-Surabaya). Motor listrik berwarna merah menyala ini memiliki nomor polisi L 2115 EC. Setiap kali blusukan Wali Kota Risma selalu dibonceng oleh ajudannya yang juga seorang wanita.
  2. Megaphon warna Putih. Dengan piranti pengeras suara ini, himbauan yang diserukan oleh Wali Kota langsung terdengan dengan jarak puluhan meter. Bahkan tidak jarang ada warga yang merekam suara Wali Kota Risma dan memutarnya saat melakukan sosialisasi di wilayahnya masing-masing

  3. Sepatu Jogging warna hitam. Sebelum memakai sepati jogging/lari, Wali Kota Risma selalu menggunakan sepetu khusus yang penampilannya mirip seperti sepati Docmartin. Sepatu Docmartin ini dipakai karena kaki beliau yang masih sakit. Sekarang kondisinya sudah jaug lebih baik.
  4. Helm Merah merk INK. Meskipun perjalanan Wali Kota Risma dalam blusukan ini selalu dikawal oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub), namun piranti keselamatan berupa Helm dengan standart SNI tetap harus dikenakan.
  5. Masker Ganda. Setiap kali berada diluar ruangan, Walikota perempuan ini selalu patuh terhadap protokol kesehatan pemakaian masker. Bahkan masker yang dikenakan ada dua lapis (ganda).

  6. Masker Merah Putih. Masker kain merah putih selalu dibawa oleh ajudan Wali Kota Risma setiap saat beliau melakukan sidak ke pemukiman warga. Masker ini akan dibagikan saat melihat warga yang kedapatan tidak memakai masker.
  7. Masker Anak dan Bayi. Selain masker dewasa, Wali Kota Risma juga membawa masker khusus anak-anak berwarna hujau untuk dibagikan kepada anak yang tidak memakai masker. 
Jadi itulah ragam bekal yang dibawa oleh wali Kota Risma saat blusukan ke pemukiman warga. Bekal dari Wali Kota Risma ini bisa ditiru ya..terutama untuk kepatuhannya dalam memakai masker dan menjaga keselamatan di jalan dengan menggunakan helm. (yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad