Provinsi Jawa Timur Mendapatkan Prioritas Untuk Produksi Vaksin Sinovak Secara Besar-Besaran - Kabar Surabaya

Breaking

Wednesday, July 22, 2020

Provinsi Jawa Timur Mendapatkan Prioritas Untuk Produksi Vaksin Sinovak Secara Besar-Besaran


Kabar Surabaya - Titik terang kesembuhan terhadap wabah Virus COVID-19 yang saat ini tengah menyerang Indonesia sudah mulai tampak. Hal ini karena beberapa negara sudah mulai mengembangkan Vaksin untuk Virus Corona ini. Salah satu negara yang telah berhasil mengembangkan Vaksin ini adalah negara China.  Saat ini prosesnya telah melalui uji klinis tahap satu dan tahap dua. Sedangkan untuk uji klinis tahap tiga akan dilakukan melalui sistim kerjasama dengan beberapa negara termasuk Indonesia.


Pada minggu ini, vaksin yang diberi nama Sinovak ini telah dikirimkan ke Indonesia sebanyak 2.400 vaksin. Nantinya vaksin ini akan dikembangkan oleh perusahaan Bio Farma, selaku salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dibidang Farmasi. Perusahaan plat merah ini memang memilih menjalin kerjasana dengan Sinovak karena keduanya memiliki metode pembuatan vaksin yang sama. Sehingga Bio Farma tidak perlu lagi melakukan investasi terhadap infrasruktur yang baru. Jadi tinggal melakukan produksi secara massal saja.

Metode pembuatan Vaksin COVID-19 ini adalah dengan cara Inaktivasi. cara ini dilakukan dengan menyuntikkan virus dalam kondisi tidak aktif/lemah kedalam tubuh seseorang. Nantinya setelah virus ini masuk kedalam tubuh, tubuh akan menciptakan antibody (imun tubuh). Vaksin ini mirip seperti vaksin Flu, Hepatitis A maupun Vaksin Polio

Nantinya Bio Farma akan menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) untuk melaksanakan uji klinis tahap tiga. Dalam uji klinis tahap tiga nanti diperlukan sebanya  1.620 relawan yang akan disuntik dengan Vaksin Sinovak ini. Ribuan relawan tersebut akan dipilih secara acak dan variasi usianya antara 18 tahun hingga 59 tahun.

Uji klinis ini akan dimulai pada Bulan Agustus 2020 mendatang, dan membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Sehingga nantinya Vaksin ini akan bisa diproduksi secara besar-besaran pada awal tahun 2021. BIo Farma-pun juga telah menyanggupi memproduksi vaksin Sinovak ini dengan kemampuan maksimal sebesar 250 juta dosis.


Pemerintah-pun telah memastikan untuk memproduksi besar-besaran Vaksin Sinovak ini apabila uji klinis tahap tiga yang akan dilakukan berhasil dengan baik. Provinsi Jawa Timur sendiri akan mendapatkan prioritas untuk dapat memproduksi vaksin Sinovak ini bersama tujuh provinsi lainnya, yaitu Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.


Seberapa ampuhkan Vaksin Sinovak ini untuk mengantisipasi Virus COVID-19..?. Dalam uji klinis tahap satu dan tahap dua yang telah dilakukan di negara China, Vaksin Sinovak ini tidak menimbulkan efek samping yang parah. Vaksin ini juga dapat memberikan respon kekebalan tubuh yang baik untuk melawan Virus COVID-19. Bahkan 90% lebih dari orang yang telah disuntik oleh Vaksin ini, tubuhnya mampu memproduksi antibodi penawar COVID-19 dalam waktu dua minggu. (yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad