Kronologis Santri Gontor Ponorogo Dari Kedatangan Hingga Dinyatakan Positif Covid - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, July 7, 2020

Kronologis Santri Gontor Ponorogo Dari Kedatangan Hingga Dinyatakan Positif Covid


Kabar Surabaya - Saat ini Kementrian Pendidikan Republik Indonesia telah berusaha keras agar dunia pendidikan di Indonesia ini bisa berjalan secara baik. Namun ditengah pandemi COVID-19 yang masih berjalan ini tentunya banyak pertimbangan dan kebijakan yang akan dilakukan kedepannya nanti. Hal ini agar tidak ada anak didik di Indonesia yang terpapar oleh Virus Corona. Jika mengacu kepada jadwal yang telah di agendakan, rencananya pada tanggal 13. Juli 2020 nanti, semua siswa akan memulai proses belajar.


Tentunya kegiatan belajar dan mengajar ini akan ditentukan dengan situasi dan kondisi yang ada. Bisa jadi pembelajaran masih akan dilakukan dengan sisim online, tapi semua bergantung kepada kebijakan sekolah masihng-masing. Apabila sudah diperbolehkan untuk melakukan pertemua secara tatap muka, maka semua protokol keehatan wajib untuk diterapkan secara ketat. Hal ini dikarenakan anak-anak sangat rentan untuk terpapar oleh Virus COVID-19.

Disaat sekolah umum belum memulai proses belajar-mengajar, namun sekolah yang berbasis Pondok Pesantren sudah memulainya lebih awal. Saat ini untuk murid baru sudah mulai melakukan aktivitasnya. Seperti halnya Pondok Modern Darussalam Gontor yang terletak di Kecamatan Siman, Madusari Ponorogo. Pondok Modern Gontor yang berlokasi di kawasan tersebut adalah Kampus 2 bagi santri laki-laki.

Pondok Modern Gontor yang berada di Ponorogo ini mendadak menjadi viral setelah salah satu santrinya yang berasal dari Sidoarjo dinyatakan positif COVID-19. Hal ini kemudian membuat pemerintah Kabupaten Ponorogo menutup akses ke Pondok Modern Gontor ini untuk sementara.

Saat ini pihak Pondok Modern Gontor tidak diperkenankan untuk menerima tamu. Begitu juga sebaliknya warga Pondok Modern Gontor juga tidak diperbolehkan keluar dari area pondok kecuali untuk kebutuhan yang mendesak seperti untuk kebutuhan pemenuhan bahan pokok maupun kesehatan.


Kronologis terpaparnya salah satu santri Pondok Modern Gontor ini bermula dari kedatangan salah satu santri yang berasal dari Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 17 Juni 2020. Santri yang saat ini berusia 17 tahun ini datang bersama dengan rombongan santri lain yang berasal dari kota yang sama.

Untuk proses kedatangan santri, pihak Pondok Modern Gontor telah mensyaratkan kepada para santri untuk membawa surat keterangan sehat dan surat pernyataan telah melakukan karantina mandiri selama tanggal 6 Juni 2020 hingga 16 Juni 2020. Surat ini juga wajib diberikan materai dan ditandatangani oleh wali murid.


Saat siswa Pondok Modern Gontor asal Sidoarjo ini berangkat pada tanggal 17 Juni 2020, sang ayah yang bekerja disalah satu bank menjalani SWAB test pada tanggal 22 Juni 2020. Hasilnya ternyata Positif hingga akhirnya sang ayah di karantina di suatu lokasi.

Kabar mengenai ayah salah satu santri yang telah dinyatakan positif ini akhirnya sampai ke Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo dan langsung melakukan SWAB test terhadap santri yang berasal dari Sidoarjo tersebut. SWAB Test ini dilakukan pada tanggal 2 Juli 2020, dan hasilnya ternyata, santri tersebut dinyatakan positif COVID-19.


Santri ini lalu dirawat di RS Aisiyah dan dirujuk lagi ke RS.Darmayu Ponorogo. Meskipun dinyatakan positif, namun ayah dan anak ini dalam kondisi yang stabil dan sehat, tidak ada tanda-tanda klinis Corona, seperti batuk, demam, sesak nafas dan lainnya.

Saat ini pihak Dinkes Ponorogo juga telah melakukan tracing kepada teman satu kamar, satu kelas dan teman-teman lain yang pernah kontak dengan satri asal Sidoarjo ini. Dari pantauan Dinkes Ponorogo, semua terpantau sehat dan normal tanpa keluhan apapun. Namun meski demikian, semuanya masih harus menjalani karantina sesuai dengan protokol COVID-19.


Ustadz Hudaya, salah satu wakil pengasuh Gontor 2 meminta kepada semua walisantri (orang tua santri) untuk tetap tenang dan sabar. Insya Allah semua santri dalam kondisi sehat wal afiat dan beliau juga mengajak semua walimurid untuk sama-sama berdoa guna memohon kepada Allah SWT agar keluarga besar Pondok Modern Gontor ini bisa terhindar dari semua marabahaya. (yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad