Walikota Risma Ungsikan Anak Korban Pembunuhan Ke Hotel Dan Berikan Hadiah Khusus - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, January 31, 2020

Walikota Risma Ungsikan Anak Korban Pembunuhan Ke Hotel Dan Berikan Hadiah Khusus

Walikota Risma Ungsikan Anak Korban Pembunuhan Ke Hotel Dan Berikan Hadiah Khusus


Kabar Surabaya - Kisah Pembunuhan yang terjadi di kawasan Petemon Barat Kota Surabaya benar-benar membuat warga Kota Surabaya terkejut. Selain cara pembunuhan ini terbilang sangat sadis, pelaku pembunuhan tersebut adalah mantan suami siri korban (Abdus Salam 53 tahun) sendiri. Korban (Mardiyana 43tahun) sendiri adalah tulang punggung utama bagi anak-anaknya. 


Korban Mardiyana sendiri meninggalkan empat orang anak, yaitu MT yang saat ini berusia 22 tahun dan berkuliah di Universitas Adi Buana semester 4, Anak Kedua DM, Anak Ketiga DF yang masih kelas 6 sd dan anak terakhir yang bernama MR yang masih kelas 3 SD. Saat ini mereka seperti sedang bingung karena orang tua satu-satunya telah meninggal dengan cara yang mengenaskan.

Kisah pembunuhan yang meninggalkan luka batin pada anak-anak ini menarik perhatian Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk mendatangi kediaman anak-anak malang ini. Hari Kamis kemarin sekitar pukul 19.30wib Walikota Risma di dampingi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Chandra Oratmangon beserta jajarannya melakukan kujungan ke rumah kost korban.


Suasana haru langsung tergambar ketika Walikota Risma bertemu langsung dengan anak-anak Almarhumah Mardiyana tersebut. Terlihat beberapa kali Walikota Risma yang saat itu memakai kemeja putih mengusap kedua air matanya. 

Walikota Risma langsung duduk di depan kedua anak Mardiyana yang masih berusia 9 tahun dan 13 tahun ini. Sambil duduk, Walikota Risma meminta nasi kotak kepada ajudannya. Lalu dengan perlahan beliau berbicara kepada kedua anak tersebut. 


"Ayo maem disik yo..di dulang ibu yo...." tutur Walikota perempuan tersebut. Tampak sekali raut muka Walikota Risma sangat menahan haru saat menyuapi kedua anak tersebut.

Sambil memberikan suapan kepada anak-anak tersebut, Walikota Risma memberikan wejangan dan nasehatnya. Beliau berusaha memmompa semangat anak-anak tersebut agar tidak putus asa dan agar tetap bersemangat untuk bersekolah. Pada kesempatan itu Walikota Risma memberikan hadiah Bola Volly yang bertanda tangan dirinya. 


"Ini aku kasih bola Volly, nanti kamu sama adekmu juga ibu kasih sepeda, biar kalau berangkat sekolah pakai sepeda," jelas Walikota Risma sambil mengelus kepala kedua anak -anak tersebut. 

Sekitar dua jam Walikota Risma berkunjung ke rumah duka. Lalu bersama rombongan yang ada beliau membantu mengemas berbagai barang-barang yang bisa di bawa. Karena rencananya Walikota Risma akan menginapkan anak-anak tersebut ke hotel terdekat. Hal ini dikarenakan rumah kost tersebut akan di sterilkan sementara guna olah TKP yang akan dilakukan oleh pihak Kepolisian. 

Chandra Oratmangon mengungkapkan kalau nantinya anak-anak tersebut akan diberikan tempat tinggal di rumah susun Krembangan. Hal ini mengingat mereka tidak mungkin tinggal di tempat kost lagi, karena pasti akan menumbulkan trauma. Selain itu rumah susun Krembangan dinilai lebih dekat jaraknya dengan sekolah anak-anak tersebut. 


Selain itu, Walikota Risma juga memberikan perlengkapan sekolah seperti baju seragam, tas, buku dan beberapa perlengkapan sekolah lainnya. Sedangkan Anak pertama yang berusia 22 tahun di tarik menjadi karyawan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. (Yanuar Yudha)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad