Cara Penularan Virus Corona Yang Mengakibatkan Kematian - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, January 24, 2020

Cara Penularan Virus Corona Yang Mengakibatkan Kematian

Cara Penularan Virus Corona Yang Mengakibatkan Kematian

Kabar Surabaya - Belakangan ini seluruh dunia digemparkan dengan kemunculan Virus Corona. Virus ini ditemukan pertama kali di kawasan Wuhan negara China. Virus Corona termasuk virus jenis baru yang belum ada vaksinnya. Karena belum ada penangkalnya, Virus Corona ini dinyatakan sangat berbahaya. Di Wuhan sendiri sudah ada 17 orang meninggal dan 800 orang lebih yang telah terinfeksi oleh Virus Corona ini. Pemerintah China juga telah mengisolasi Kota Wuhan dan menutup semua jalur penerbangan dari dan ke kota ini. Hal ini untuk menjaga, agar Virus Corona ini tidak tersebar luas.



Seganas apakah Virus Corona ini sehingga bisa menimbulkan kematian...?. Virus Corona ini termasuk jenis virus zoonosis, yang artinya penularannya dari hewan ke manusia. Namun saat ini sudah berkembang dari manusia ke manusia juga. Virus Corona ini adalah virus jenis baru yang belum pernah ditemukan pada tubuh manusia. Sebelumnya, sudah terdapat enam Virus Corona yang telah diidentifikasi, termasuk diantaranya adalah MERS dan SARS yang merupakan dua jenis Virus Corona yang mematikan. Beberapa berita yang beredar mengatakan bahwa Virus Corona ini berasal dari sup daging kekelawar, meskipun belum ada bukti kuat secara ilmiah.

Bagaimana Penularan Virus Corona ini..?. Sebagaimana virus lainnya, Virus Corona ini bisa menyebar luas dan cepat lewat berbagai cara. Penyebarannya bisa melalui batuk, bersin, bersentuhan dengan permukaan benda yang mengandung virus, ataupun menyentuh kulit penderita secara langsung. Dalah hal yang cukup ekstrim, virus ini bisa masuk melalui organ mata. Udara merupakan medium terbaik untuk penyebaran Virus Corona ini. 



Selain Wuhan - China, Virus Corona ini juga telah menyebar ke berbagai negara, seperti :
  1. Cina: 17 Korban Jiwa, dan 800 orang terinfeksi dan telah dikonfirmasi 
  2. Thailand: 2  orang terinfeksi dan telah dikonfirmasi  
  3. Jepang: 1  orang terinfeksi dan telah dikonfirmasi  
  4. Korea Selatan: 1  orang terinfeksi dan telah dikonfirmasi  
  5. AS: 1  orang terinfeksi dan telah dikonfirmasi  
Gejala  dari seseorang yang telah terinfeksi oleh Virus Corona ini mirip dengan gejala Flu, yaitu : Sakit kepala selama beberapa hari, demam dengan suhu tubuh meningkat, batuk, pilek, sakit tenggorokan hidung beringus dan badan cepat lelah. Gejala-gejala tersebut bisa berlangsung selama beberapa hari.



Serangan Virus Corona ini bisa menimbulkan gejala pneumonia akut. Gejala ini bisa menimbulkan kematian bagi orang tua, bayi dan bagi mereka yang kekebalan tubuhnya sedang menurun. 

Apabila seseroang telah terinfeksi oleh Virus Corona, maka tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya dalam waktu singkat. Dokter mungkin hanya akan memberikan obat flu dan demam. Makan makanan bergizi, perbanyak minum dan perbanyak istirahat adalah obat yang manjur untuk meredakan serangan Virus Corona ini, Namun secepat mungkin memeriksakan diri ke dokter adalah langkah yang sangat di anjurkan. Selain untuk mempecepat proses penyembuhan, juga sebagai langkah tepat untuk mencegah penyebaran virus ini lebih luas lagi.



Bagaimana Cara Pencegahan Virus Corona ini..?. Cara pertama yang paling aman adalah dengan tidak mengunjungi negara-negara yang telah dinyatakan terdapat infeksi virus tersebut. Hindari makan telur dan daging mentah, cuci tangan sebelum makan dan minum, atur jam istirahat anda, dan melaporkan apabila anda merasa mendapat serangan dari virus tersebut.

Meskipun di Indonesia belum ditemukan infeksi dari Virus Corona ini, namun semua pencegahan telah di upayakan secara maksimal. Di bandara juanda sendiri ,saat ini telah di pasang beberapa kamera thermal yang bisa memantau suhu tubuh para penumpangnya, terutama bagi mereka yang baru saja berkunjung ke negara yang terinfeksi oleh virus tersebut. 



Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam kesempatan ini tidak mau kecolongan. Surat edaran telah dibuat dan disebarkan kepada masyarakat. Surat dengan nomor 443/753/736.7.2/2020 ini menjelaskan tentang kewaspadaan terhadap penyakit Pneumonia yang berasal dari Virus Corona.

Surat ini diterbitkan mengingat banyak sekali warga Kota Surabaya yang sering bepergian ke negara China maupun Singapura. Apalagi saat menjelang Tahun Baru Imlek seperti saat ini. Agar bisa terhindar dari infeksi Virus Corona ini ada beberapa point yang harus diperhatikan oleh warga Kota Surabaya, yaitu : 



Bagi warga Kota Surabaya yang ingin bepergian ke Kota Singapura ataupun Bejing-China, harap terus memperhatikan perkembangan informasi tentang Virus Corona ini. Hindari berkunjung ke pasar ikan atau hewan hidup lainnya, Hindari berinteraksi dengan orang-oreng yang mempunyai gejala seperti flu. Apabila terserang gejala seperti flu, segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan setempat. (Yanuar Yudha) 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad