Sumur Dalam Sungai, Trik Pemkot Surabaya Cegah Banjir - Kabar Surabaya

Breaking

Wednesday, January 15, 2020

Sumur Dalam Sungai, Trik Pemkot Surabaya Cegah Banjir

Sumur Dalam Sungai, Trik Pemkot Surabaya Cegah Banjir

Kabar Surabaya - Pada tahun 2020 ini, Pemerintah Kota Surabaya mempunyai target untuk membebaskan Kota Pahlawan ini dari bencana banjir. Hal ini benar-benar dilakukan secara serius oleh seluruh jajaran Pemkot Surabaya dengan baik. Manajemen aliran air dari hulu ke hilir sudah di tata dengan rapi, mulai dari pembangunan rumah pompa hingga box culvert sudah dibangun dengan baik.


Untuk membebaskan Kota Surabaya dari bahaya banjir, tentunya Kota Pahlawan ini haruslah melakukan perawatan terhadap sungai-sungai yang ada. Jangan sampai sungai -sungai yang ada ini menjadi dangkal atau penuh dengan sampah, karena hal tersebutlah yang menjadi penyebab utama dari banjir. 

Pemerintah Kota Surabaya cukup sadar akan hal tersebut, oleh karena itulah semua sungai yang ada di kota ini sudah mengalami pengerukan bahkan sebelum datangnya musim penghujan. Ada dua hal yang bisa Pemkot Surabaya dapatkan saat melakukan pengerukan sungai ini. Pertama sungai menjadi lebih dalam, sehingga mampu menampung air dalam jumlah banyak. Kedua ,Pemkot mendapatkan tanah gratis yang bisa di gunakan untuk melakukan pengurukan di berbagai wilayah, guna pembuatan taman, makam serta infrastruktur lainnya. 


Fungsi sungai ini memang sangat vital, karena.selain sebagai penampung air di saat musim penghujan agar air tidak melimpah ke jalan, sungai juga berfungsi sebagai sarana untuk menampung air guna menyiram tanaman yang ada. 

Untuk memaksimalkan peran dari sungai-sungai yang ada ini, Pemerintah Kota Surabaya mempunyai cara yang sangat unik namun terbukti sangat jitu, yaitu dengan membuat sumur di dalam sungai. Sumur di dalam sungai tentu masih menjadi hal yang belum banyak di lakukan oleh kota lain, bahkan masih berupa ide yang cukup "nyeleneh".        


Namun pembuatan sumur dalam sungai ini terbukti sangat bermanfaat dalam proses manajemen air di Kota Surabaya. Apalagi bagi Kota Surabaya yang tidak mempunyai sumber mata air , sehingga menjadi dilema tesendiri mengenai manajemen air ini. Apabila saat kemarau sangat membutuhkan air, karena banyak saluran dan sungai dalam kondisi kering, sedangkan pada musim penghujan air sangt melimpah, namun banyak yang terbung percuma ke laut. maka sumur dalam sungi inilah jawabannya.

Pada intinya, saat musim penghujaa tiba sumur-sumur di dalam sungai ini akan menampung air hujan secara maksimal. Pada musim kemarau mendatang, di saat air sungai dalam kondisi kering, sumur-sumur ini akan masih terisi dengan air. Sehingga masih bisa digunakan untuk melakukan penyiraman pada tanaman-tanaman yang ada di taman-taman kota.


Proses pembuatan sumur dalam sungi ini sebenarnya cukup sederhana dan biasanya dilakukan pada saat musim kemarau. Caranya, dengan melubangi tanah sedalam 50cm lalu dipasangkan Bis beton (beton berbentuk melingkar) khusus untuk sumur. Kemudian tanah di gali lagi sampai kedalaman tertentu untuk dipasangkan bis beton yang kedua. Begitu seterusnya hingga mencapai kedalaman tertentu. Sumur ini kemudian di tutup dan diberikan pompa air untuk mengangkat air dari dalam sumur. 

Saat musim kemarau tiba, terlihat air sungai dalam keadaan minum air, namun sejatinya Kota Surabaya masih mempunyai cadangan air di sumur-sumur ini. Sedangkan pada musim penghujan, sumur-sumur ini berfungsi untuk mengurangi kapasitas air didalam sungai agar tidak meluber.


Beberapa sungai yang didalamnya sudah terdapat sumur ini adalah Mulyorejo, Kalibokor, Wiyung dan Undaan. Kedepan, julah Sumur dalam sungai ini akan di tingkatkan, mengingat saat ini Kota Surabaya sedang getol-getolnya melakukan penanaman pohon. (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad