Pemkot Surabaya Barikan Ini Kepada Ratusan Warganya Agar Sembuh Dari COVID-19 - Kabar Surabaya

Breaking

Sunday, June 28, 2020

Pemkot Surabaya Barikan Ini Kepada Ratusan Warganya Agar Sembuh Dari COVID-19

Kabar Surabaya – Meskipun Kota Surabaya masih di juluki sebagai Zona Hitam, namun Pemerintah Kota Surabaya tidak lantas menyerah dengan keadaan tersebut. Beragam cara dilakukan untuk menghijaukan kembali daerah yang menghitam atau memerah tersebut. Secara perlahan namun pasti, semua daerah di Kota Pahlawan ini tampak kembali menghijau.


Salah satu cara yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam menghijaukan kembali Kota Pahlawan ini dengan melakukan pemisahan antara warganya yang sehat dan yang terpapar oleh Virus COVID-19. Cara ini ditempuh setelah warga Kota Surabaya melakukan Rapid Test dan SWAB Test pada waktu lalu yang dibantu oleh Badan Intelejen Negara (BIN) dan BNPB Pusat.

Warga Kota Surabaya yang dinyatakan Positif COVID-19 lantas dilakukan perawatan secara medis diberbagai rumah sakit rujukan. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan Reaktif atau ada gejala ringan serta mereka yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), Pemkot Surabaya melakukan karantina di suatu lokasi khusus.

Warga Kota Surabaya yang berstatus OTG dan bergejala klinis ringan ini dikumpulkan untuk dilakukan karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Di lokasi ini mereka mendapatkan perawatan secara penuh dari tenaga kesehatan yang bertugas. Beragam treatment selalu diberikan agar para OTG ini bisa segera pulih kembali,

Hal ini seperti yang dijelaskan oleh LR, seorang warga dari kawasan Bulak Rukem Kota Surabaya. LR mulai masuk ke program karantina Pemkot Surabaya yang berlokasi di Asrama Haji ini pada tanggal 13 Juni 2020. Beliau menuturkan, bahwa selama mendapatkan perawatan di Asrama Haji ini hampir semua kebutuhannya selalu dipenuhi.


“ Mulai dari makan tiga kali sehari dengan lauk yang sehat, ditambah lagi dengan vitamin dan buah-buahan. Kalau dirumah belum tentu makannya seperti ini mas...,” Kata LR dengan tertawa.

Selain itu, semua penghuni Asrama Haji ini juga diwajibkan untuk mengikuti senam pagi guna meningkatkan imun tubuh mereka. Selain senam pagi mereka juga bisa melakukan olahraga bebas, seperti tenis meja dan bulu tangkis.


Meskipun para OTG yang dikarantina di Asrama Haji ini mendapatkan perawatan secara penuh, namun mereka tetap harus melakukan aktifitas pribadi seperti mencuci baju sendiri, Jadi tidak heran kalau hampir semua pasien yang dirawat selalu membawa ember maupun gantungan baju lengkap dengan sabun cucinya.

Pada Hari Jum’at (26/05/2020) lalu, menjadi hari yang istimewa bagi pasien yang dikarantina di Asrama Haji maupun bagi Pemkot Surabaya sendiri. Hal ini dikarenakan ada 150 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.


Wajah-wajah gembira tampak dari raut wajah para pasien OTG yang telah sembuh tersebut. Satu-persatu dari mereka tampak keluar dari ruang Asrama Haji dengan membawa perlengkapan masing-masing, seperti tas ransel, ember, tas jinjing mapun perlengkapan lainnya.

Para tenaga medis juga tampak berjajar dipintu keluar lengkap dengan memakai baju APD. Mereka langsung bertepuk tangan saat melihat pasien OTG yang telah sembuh ini melintas didepannya.


“Ayo, mulih, mulih.... was sehat wes dienteni karo anak bojone...,” teriak para Tenaga Kesehatan untuk memberikan semangat dari pasiennya yang telah dinyatakan sembuh.

Mereka yang telah dinyatakan sembuh ini memang telah menjalani Swab Test sebanyak tiga kali. Rata-rata dari mereka, dinyatakan sembuh setelah hasil SWAB Testm kedua dan ketiganya negatif.


Untuk proses kepulangannya ini, para pasien memang tidak diperbolehkan untuk dijemput keluarganya. Hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan massa di lokasi Asrama Haji. Sehingga mereka di jemput oleh mobil Ambulance dari Puskesmas yang ada di kawasannya masing-masing. Waktu kepulangan mereka juga diatur secara bertahap.

Dengan kesembuhan 150 orang pasien ini, maka pasien yang tersisa di Asrama Haji Sukolilo ini masih sekitar 313 orang. Perkembangan kesehatan mereka juga terus dipantau dan menunjukkan perkembangan yang baik. (yyan)      

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad