Penghina Lagu Indnesia Raya Berikan Klarifikasi Mengejutkan Sebelum Channelnya Dihapus - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, December 29, 2020

Penghina Lagu Indnesia Raya Berikan Klarifikasi Mengejutkan Sebelum Channelnya Dihapus


Penghina Lagu Indnesia Raya Berikan Klarifikasi Mengejutkan Sebelum Channelnya Dihapus


Kabar Surabaya - Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan adalah hal yang sangat sakral bagi suatu negara. Kedua hal tersebut adalah sesuatu yang sangat dijunjung tinggi oleh warga negara dan tentunya menjaganya agar tidak ada bangsa atau negara lain yang menghinanya. Hal ini dikarenakan, Harkat dan martabat suatu bangsa ada di sana.

 

Belakangan ini, rakyat Indonesia sangat dibuat marah saat ada uanggahan vidio youtube yang menghina bangsa Indonesia. Unggahan vidio berdurasi 31 detik ini dibuat dan ditayangkan dengan judul Indonesia Raya with Instrumental & Lyrics. Dalam vidionya ini, akun dengan nama Asean channel MY memparodikan lagu Indonesia Raya yang semua liriknya telah diganti total.

 


Lirik lagu Indonesia Raya yang asli telah diganti dengan kalimat-kalimat provokasi yang membuat warganet dari Indonesia sangat marah. Bahkan ada salah satu liriknya yang menghina dua Presiden dari Indonesia, yaitu Presiden Soekarno dan Presiden Jokowi. 


Untuk gambar visualnya sendiri terdapat ayam jantan yang diberi lambang Pancasila dengan background bendera Merah Putih. Di samping kiri dan kanan terdapat gambar dua anak kecil yang buang air kecil di bendera Merah Putih tersebut. Lirik lagu yang telah diubah tersebut berbunyi :


Indognesial Kesialanku, Bangsat dan kemunduran
Di sanalah neraka dunia, Jadi pandu rakyatnya

Indognesial kesialanmu, Bangsat dan kecuranganmu
Marilah kita semua,  ucapkan Indognesial

Matilah Jokoko, mampuslah Soekaporno
Amanlah di neraka, Bangsatlah rakyatmu, Hinalah negerimu

Untuk Indognesial jahanam
Indognesial cair, Melacur pelacur
Mundurlah kamu, selamanya

Indognesial sial
Jahanam Jahanam
Majulah tuju ke neraka    

 

Tidak lama setelah diupload, vidio tersebut langsung viral dimedia sosial dan menuai reaksi dari banyak pihak. Bukan hanya warga-net Indonesia saja yang tersulut emosinya. Semua pejabat dan pemerintah Indonesia juga menyuarakan protes akibat unggahan vidio ini. Bahkan pihak Malaysia sendiri juga berjanji akan mengusut tuntas kasus penghinaan Lagu Indonesia Raya ini. 


Tak berselang lama kemudian, channel : Asean channel MY tersebut hilang dari Youtube. Namun muncul kembali dengan nama Asean Channel MY 2. Channel ini juga memuat Parodi lagu Indonesia Raya namun dengan gambar yang berbeda. Gambar kedua ini berupa Burung Garuda yang pada kedua sayapnya terdapat gambar kepala babi. Terdapat pula gambar dua orang wanita yang buang air kecil sambil berdiri di atas Bendera Merah Putih.

 


Channel kedua ini tidak lama kemudian juga langsung menghilang juga dari Youtube. Namun sebelum menghilang, sepertinya pemilik channel tersebut sudah mjengetahui kalau vidio yang dimuatnya ternyata menimbulkan reaksi yang keras dan serius dari dua negara, baik dari Indonesia maupun dari Malaysia sendiri.

 

Maka, sebelum channelnya dihapus, pemiliknya melakukan klarifikasi lewat vidio. Dalam klarifikasinya tersebut, dia menjelaskan kalau apa yang diperbuatnya ini merupakan balasan dari unggahan vidio dari Channel Asean Channel ID. 


Menurutnya channel tersebut terlebih dahulu membuat vidio parody Lagu Patriotik Malaysia. Judul lagunya adalah Lagu Kebangsaan Malaysia - Negaraku (parody+lyric vidio). Namun channel ini juga sudah tidak ada sehingga sulit untuk melihat vidio yang ada. Pemilik Channel ini juga meminta maaf atas kesalahannya.


Kalau dilihat dari klarifikasinya, terlihat kalau mereka ini sebenarnya merupakan pendukung fanatik dari olahraga sepakbola (suporter). Baik dari Indonesia maupun pihak Malaysia sendiri. Melalui Channel youtube ini mereka saling menyindir. Namun sayangnya apa yang telah diperbuat ini sudah keblablasan.



Berikut klarifikasi dari pemilik Channel Asean channel MY sebelum Channel tersebut hilang dari Youtube.

"Maafkan saya Boss, kepada rakyat Indonesia. Saya buat tu kerama Channel bernama Asean Channel ID. Beliau ialah penyokong Ultras Garuda. Beliau juga menghina lagu Patriotik Kebangsaan Malaysia. Beliau dah melampau"


Tentu saja harapannya kasus ini bisa segera tuntas. Karena semua pasti tidak menginginkan kedua negara ini bersitegang hanya karena unggahan yang tidak jelas seperti ini. Selain itu, kepada para konten kreator, diharapkan juga bisa membuat konten yang menarik tanpa harus menghina satu dengan lainnya. (yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad