Pembagian Bansos Sering Tidak Tepat Sasaran, Risma Akan Fokuskan Program Khusus - Kabar Surabaya

Breaking

Thursday, December 24, 2020

Pembagian Bansos Sering Tidak Tepat Sasaran, Risma Akan Fokuskan Program Khusus


Pembagian Bansos Sering Tidak Tepat Sasaran, Risma Akan Fokuskan Program Khusus

 

Kabar Surabaya - Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) rupanya tidak ingin membuang waktu sedikitpun untuk langsung bekerja. Setelah diperkenalkan kepada masyarakat, Mantan Wali Kota Surabaya ini langsung menggeber gas penuh untuk secepatnya bekerja. Beliau juga meminta seluruh jajaran Kementrian Sosoal untuk bekerja dengan sepenuh hati meskipun terkadang pekerjaan itu terasa berat.


Dalam kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dilakukan pada Hari Rabu (23/12/2020) pagi, Mensos Risma mendapatkan pesan khusus yang akan menjadi fokus pekerjaannya dalam lima tahun mendatang. 



Mensos Ad Interim Muhadjir Effendy berpesan khusus bahwa fokus ke depan nanti masih dalam rangka penanganan dampak pandemi Virus Covid-19. Selain itu, Muhadjir Effendy juga mengingatkan fokus pemerintah guna menekan angka kemiskinan hingga level “zero poverty”.


Peran Kementrian Sosial dalam penanganan Pendemi Covid-19 in tentunya sangatlah vital. Terutama mengenai pembagian Bantuan Sosial bagi yang terdampak Covid-19. Pada periode lalu, banyak sekali keluhan dari masyarakat mengenai pembagian bantuan sosial ini. 


Kondisi ini kemudian membuat bantuan yang diterima oleh masyarakat tidak merata. Hal ini diduga karena adanya kesimpang siuran data yang ada di Kementrian Sosial ini. Oleh karena itu, Mensos Risma dalam langkah pertamanya adalah melakukan perbaikan data penerima bansos. Nantinya Kemensos akan bekerjasama dengan Kemendagri dan Universitas di daerah-daerah untuk perbaikan data ini.

 

Targetnya nanti, Bansos yang akan keluar pada Bulan Januari 2021 depan, diminggu pertama akan terlaksana dengan baik. Harapannya, sudah tidak ada lagi kesimpang siuran data penerima bansos. Sehingga semua paket bansos akan jatuh ke tangan yang tepat.

 

Menurut Mensos Risma, anggaran sebanyak 1.2 Triliun ini merupakan anggaran yang sangat bueeessaarrr. Oleh karena itu, beliau meminta dana ini agar bisa dikelola dengan baik dan efisien.

"Biarpun hanya Rp100 ribu, hal itu sangat berarti. Bagi kita mungkin segitu kecil. Namun bagi masyarakat, hal itu sangatlah besar sekali,” kata Mensos Tri Rismaharini

 


Selain itu Mensos Risma juga akan melakukan pemberdayaan terhadap anak-anak terlantar dan fakir miskin. Beliau memberikan contoh bagaimana menangani pengemis, pengamen maupun gelandangan. Ternyata 98% dari mereka bukanlah orang Surabaya. Kedepannya Mensos Risma akan memberikan pengertian, bahwa jika ingin mendapatkan sesuatu harus bekerja, bukan dengan cara meminta-minta. (yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad