Ini Jawaban Presiden Persebaya Saat Diajukan Menjadi Wakil Walikota Surabaya - Kabar Surabaya

Breaking

Sunday, July 26, 2020

Ini Jawaban Presiden Persebaya Saat Diajukan Menjadi Wakil Walikota Surabaya

Ini Jawaban Presiden Persebaya, Saat Diajukan Menjadi Wakil Walikota Surabaya


Kabar Surabaya -  Pada tanggal 9 Desember mendatang Kota Surabaya akan melaksanakan Pemilihan Wali Kota (Pilwali Serempak. Maka tidak heran jika beberapa bulan ini banyak sekali foto-foto yang terpampang dalam baliho berukuran besar yang ada di tepi jalan. Beberapa insan politisi tampak memajang fotonya dibaliho tersebut. Namun meski demikian, baru ada satu nama saja yang telah memastikan dirinya untuk maju sebagai kandidat Wali Kota Surabaya pada periode mendatang.


Salah satu calon yang telah memastikan namanya untuk ikut dalam pertarungan politik di Pilwali 9 Desember mendatang adalah Machmud Arifin. Beliau adalah mantan Kapolda Jatim yang pernah berkantor di Kota Surabaya. Jadi sedikit banyak pria kelahiran 6 September 1960 ini paham akan Kota Surabaya.

Dari segi dukungan, Machmud Arifin terbilang mengantongi banyak suara dari partai politik. Beberapa partai besar, seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra dan Partai Demokrat dikalim telah merepat ke kubu Machfud Arifin.

Meskipun demikian, hingga saat ini Machfud Arifin masih belum memiliki pasangan yang akan mendampinginya menjadi calon wakil Wali Kota mendatang. Untuk itulah kemudian Partai Nasdem berniat untuk mengajukan Wakil Wali Kota untuk mendampingi mantan Kapolda Jatim tersebut. Namun uniknya yang diajukan ini bukanlah dari kader internal partai, namun sosok figur di luar partai, yaitu Azrul Ananda.

Berita mengenai penyodoran nama Azrul Ananda ini dibenarkan oleh Robert Simangunsong, selaku  Ketua DPD Partai Nasdem Surabaya. Pria yang saat ini menjabat sebagai Presiden Persebaya Surabaya ini dianggap bisa mewakili suara kaum milenial yang porsi suaranya sebesar 57% di Kota Surabaya. Selain itu Partai Nasdem  juga menganggap bahwa putra dari Dahlan Iskan ini adalah figur yang dianggap sukses dalam dunia usaha dan dunia olahraga.


"Intinya sosok Azrul Ananda ini adalah figur milenial, selalu energik serta menguasai teknologi," jelas Robert.

Sosok Azrul Ananda ini juga santer diberitakan pada berbagai media massa saat beliau menghadiri acara deklarasi dari Machfud Arifin saat maju menjadi calon Wali Kota Surabaya pada Bulan Januari lalu. Saat itu bahkan Machfus Arifin juga langsung melepaskan jaket yang dikenakan untuk diberikan dan dikenakan langsung oleh Azrul Ananda saat berada di atas panggung.
 
Saat itu juga didalam blog pribadinya, Azrul Ananda menegaskan kalau dirinya bahwa saya sama sekali tidak mempunyai ambisi untuk menjadi gubernur, wali kota, atau jabatan politik apa pun. Namun dirinya membenarkan kalau memberikan dukungannya kepada figur Machfud Arifin. Azrul juga menegaskan kalau dukungan ini sifatnya adalah pribadi bukan mewakili institusi atau organisasi manapun.


Meskipun pada Bulan Januari lalu Azrul Ananda sudah memberikan jawaban mengenai rumor tentang pencalonannya sebagai wakil Wali Kota Surabaya, namun Robert Simangunsong tetap menyodorkan namanya. Robert juga paham kalau dulu Azrul pernah menolak untuk terjun ke dunia politik. Namun menurutnya dunia politik sangatlah dinamis dan sangat cair.

Robert Simangunsong juga mengaku telah berkomunikasi secara langsung dengan Azrul Ananda mengenai penyodoran namanya sebagai wakil Wali Kota Surabaya untuk mendampingi Machfud Arifin. Jadi kita lihat saja perkembangannya kedepan nanti. (yyan) 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad