Dilarang Takbiran, Para Gangster Surabaya malah Tawuran Rusak Beragam Fasilitas Warga - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, July 31, 2020

Dilarang Takbiran, Para Gangster Surabaya malah Tawuran Rusak Beragam Fasilitas Warga


Kabar Surabaya - Pada masa pandemi COVID-19 seperti saat ini, masyarakat diharapkan lebih banyak di rumah. Hal ini agar bisa memutus mata rantai penyebaran Virus COVID-19 yang saat ini sedang mewabah. Seluruh Aktifitas masyarakat diharapkan bisa dilakukan dirumah saja. Seperti belajar maupun beribadah di rumah.


Seperti halnya para siswa sekolah yang saat ini masih melakukan proses pembelajaran secara daring/online. Pembelajaran secara online ini diharapkan bisa membuat para siswa ini tetap aman dari sebaran Virus Corona yang semakin ganas menyerang. Selaian secara online, Pemkot Surabaya juga menyediakan pembelajaran yang akan dilakukan melalui siaran televisi. Hal ini diharapkan membuat para siswa ini tidak merasa bosan atau jenuh jika harus belajar secara online dalam jangka waktu yang lama.

Namun niat baik untuk melindungi anak-anak ini supaya di rumah saja ternyata malah tidak dimanfaatkan oleh sebagian anak-anak Kota Surabaya. Alih -alih digunakan untuk belajar, mereka malah keluar rumah untuk melakukan kegiatan yang menjurus ke arah negatif dan tidak sepantasnya dilakukan oleh generasi muda sekarang ini.

Kejadian ini seperti yang terjadi pada Hari Kamis malam (30/07/2020) yang lalu. Puluhan anak berusia tanggung yang tergabung dalam perkumpulan geng (Gangster) melakukan aksi tawuran menggunakan senjata. Beberapa diketahui menggunakan senjata clurit, parang, balok kayu, batu, petasan dan beberapa senjata lainnya. 


Kedua gangster ini memulai pertarungannya di Jalan Krembangan Bhakti Kota Surabaya. Teriakan, tawur..., serbu...., maju...., seakan membahana di tengah malam. Puluhan pemuda tersebut seakan sudah dalam satu komando untuk menghabisi lawan yang ada dihadapannya. Mereka tampak beringas dengan membawa beraneka ragam senjata.

Suara dan percikan cahaya dari petasan juga kerap terdengar diantara teriakan para pemuda tersebut. Aksi tawuran ini bahkan sudah merusak properti pribadi warga sekitar dan fasilitas umum yang ada di sekitar lokasi tersebut. Setidaknya satu unit mobil milik warga rusak dan Pos Kamling warga juga mengalami kerusakan akibat aksi tawuran gangster ini.


Aksi tawuran ini kemudian berubah menjadi aksi pelarian setelah anggota Linmas Kota Surabaya dan Kepolisian dari Polsek Bubutan datang kelokasi pada pukul 02.30wib. Dengan sigap aparat yang hadir melakukan pengepunga dan berhasil menangkap beberapa pemuda tersebut.

Para pemuda anggota gangster yang tertangkap ini lalu dibawa ke Polsek Bubutan beserta barang buktinya. Mereka lalu digelandang masuk ke Polsek Bubutan untuk dimintai keterangan. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan adalah 2 buah Senjata tajam berupa celurit dan parang, petasan, 5 buah kayu balok.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad