Begini Perkembangan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Berdasarkan Angka - Kabar Surabaya

Breaking

Saturday, August 14, 2021

Begini Perkembangan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Berdasarkan Angka

Begini Perkembangan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Berdasarkan Angka

 

Kabar Surabaya - Saat ini semua Pemerintah Daerah sangat serius untuk menangani pendemi Covid-19 di daerahnya masing-masing. Tentunya, semua daerah sangat ingin bisa memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah berkepanjangan ini. Apalagi virus ini juga menyebabkab berbagai sektor kegiatan seakan berhenti. Keadaan paling parah adalah melambatnya kegiatan perekonomin warga.

 


Kondisi yang sama juga dialami oleh Kota Surabaya. Dimana pada sekitar akhir Juni dan Bulan Juli kemarin keadaan di Kota Pahlawan ini bisa dibilang sangat mencekam. Hanpir semua rumah sakit menyatakan lockdown karena meluapnya pasien yang terpapar oleh Virus Covid-19. Bahkan pasien RSUD.dr.Soetomo sampai harus meluber hingga ke parkiran akibat banyaknya kasus yang masuk dalam waktu yang bersamaan.

 

Kasus Covid-19 yang terjadi pada bulan lalu tersebut dipicu oleh Varian Delta yang berasal dari India. Kebanyakan dari pasien yang masuk ke rumah sakit ini dikarenakan mengalami gejala sesak nafas akut. Akibatnya, saat itu masyarakat langsung menyerbu depo pengisian oksigen yang ada. Dan baru kali ini oksigen menjadi barang yang diburu oleh masyarakat.

 

Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini langsung bergerak cepat untuk melakukan penanganan secara cepat dan terukur. Hasilnya saat ini dapat terlihat kalau jumlah kasus dan tingkat kematian di Kota Surabaya secara bertahap menurun.

 

Kasus aktif di Kota Surabaya ini mulai menanjak pada tanggal 15 Juli dengan jumlah 5.690 kasus. Lalu pada tanggal 20 Juli langsung naik 2x lipat ke angka 10.472 kasus. Selang 5 hari berikutnya kembali menanjak menjadi 10.550 kasus. Penurunan kasus baru terjadi pada akhir Juli di angka 9.446 kasus dan terus melandai pada tanggal 11 Agustus lalu dengan angka 4.501 kasus.

 

Hal ini juga terjadi pada angka kematian akibat Covid-19. pada tanggal 21 Juli angka kematian di Kota Surabaya tembus di 117. namun angka kematian ini langsung melandai pada Tanggal 25 Juli ke angka 102 dan pada 6 Agustus lalu di angka 35.

 

Kondisi ini bisa terjdi karena Kota Surabaya banyak melakukan Tes secara masif. Bahkan saat ini sudah mencpat lebih dari 90% dari target hariannya. Hal ini membuat Kota Surabaya menjadi Kota dengan Tes terbanyak di Jawa Timur.

 

Kegiatan yang masif ini juga terjadi pada kegiatan vaksinasi. Sampai saat ini untuk vaksinasi Dosis I, Kota Surabaya telah mencapai 73%. Sedangkan saat ini masih melakukan Dosis II yang pencapaiannya masih di angka 43%. Jika keseluruhan vaksin ini bisa mencapai 80% harapannya kondisi Herd Imunity bisa segera tercapai. (yyan).       


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad