Sosok Astral Inilah yang Menemani Driver Hingga Tersesat Di Tengah Hutan - Kabar Surabaya

Breaking

Sunday, November 15, 2020

Sosok Astral Inilah yang Menemani Driver Hingga Tersesat Di Tengah Hutan


Kabar Surabaya - Saat ini perkembangan teknologi sudah sangat modern. Apalagi sejak ada jaringan internet, maka aktifitas manusia sangat dimudahkan. Melalui telephon genggamnya, masyarakat bisa dengan mudah mengakses hampir semua yang dibutuhkannya. Termasuk saat manusia ingin bepergian ke suatu tempat, maka saat ini sudah tidak perlu kesulitan. Karena ada teknologi GPS yang siap memandu dengan memberikan arah dan etimasi waktu yang dibutuhkan dengan sangat presisi. 


Namun apa jadinya, apabila GPS yang disetting malah menunjukkan arah yang salah dan membuat penggunanya tersesat..?. Hal inilah yang kemarin dialami oleh Suryadi pada malam Jum'at (Hari Kamis malam 12/10/2020) lalu. Saat itu pria asal Kertajaya Surabaya ini merasa di disasarkan oleh GPS yang telah disettingnya sejak dari Tretes. Dirinya juga merasa mengalami kejadian mistis yang menakutkan saat peristiwa tersebut terjadi.



Kejadian yang sangat menyeramkan ini dialami oleh Suryadi saat akan pulang dari acara rapat tahunan kantornya yang diselenggarakan di kawasan Tretes. Sebelum menuju ke Surabaya pria berusia 31 tahun ini sudah menseting GPS di androidnya untuk memudahkan mencari arah. Saat itu GPS sudah memberikan alternatif untuk melalui jalan Tol untuk sampai di Kota Surabaya.


Suryadi mengaku belum terlalu hapal rute yang akan dilaluinya sehingga dirinya harus memasang headset guna mendengarkan petunjuk dari Goggle Maps. Karena harus mengendarai mobil seorang diri, Suryadi harus fokus konsentrasi mengemudi dan tidak melihat ke layar androidnya. Otomatis, semua petunjuk dari goggle hanya dia dengarkan via suara saja.

 

Perjalanan dari arah Tretes pada pukul 19.00wib, hingga masuk Tol Malang - Surabaya berjalan sangat lancar tanpa hambatan yang berarti. Namun keanehan justru terjadi saat Suryadi diarahkan oleh Gogle Map untuk keluar melalui exit Tol Pandaan. Saat itu, dirinya sudah merasakan adanya kejanggalan, karena setahunya untuk menuju Kota Surabaya biasanya pengemudi akan diarahkan untuk keluar Exit Tol Waru. Namun Suryadi masih mencoba untuk berpikir positif, mungkin didepan ada halangan atau lewat Exit Tol Pandaan ini mungkin bisa sampai lebih cepat sampai ke rumah.

 

Selang 30 menit dari Exit Tol Pandaan dirinya dikejutkan oleh ketukan dikaca samping kiri mobilnya. Hal ini dirasakan cukup aneh, mengingat saat itu mobil masih melaju dengan cukup kencang. Kondisi jalanan yang dialalui saat itu juga cukup sepi, padahal waktu masih menunjukkan sekitar pukul 19.30wib. Sontak bulu kuduk Suryadi merinding sekilas dia melihat disampingnya ada sosok wanita yang wajahnya tertutup oleh rambut panjang ikut menemaninya di kursi penumpang sebelah kiri.

 

Menurut Suryadi, jalan yang dia lalui ini cukup mulus dan terang. Lebarnya juga cukup untuk dua mobil apabila harus bersimpangan. kondisi aspalnya juga mulus, karena itu dirinya masih bisa melaju dengan kecepatan 80 hingga 100km/jam. Hanya saja di kanan-kirinya tertutup oleh kabut tipis. 

 

Sekitar pukul 20.00wib, entah kenapa mobilnya seperti terjebak oleh sesuatu hingga tidak bisa melaju, padahal sudah di gas beberapa kali, namun mobil tetap tidak mau jalan. Akahirnya Suryadi mencoba mengecekya dengan turun dari mobil Xenia warna putih tersebut. Begitu turun dari mobil, dirinya langsung tersentak, karena aspal termpatnya berpijak hanya berupa jalan tanah yang penuh dengan bebatuan.

 


Masih setengah tidak percaya Suryadi mencoba mengarahkan senter dari anroidnya kearah belakang. Kondisinya sangat gelap gulita tanpa penerangan apapun. Sedangkan disebelah kanan dan kirinya adalah pepohonan besar dan semak belukar. Akhirnya dirinya meminta bantuan Radio Suara Surabaya untuk menolongnya. Sementara semua lampu mobil dianyalakan.

 

Laporan Suryadi ini langsung diteruskan ke Polsek Pacet, tidak beberapa lama kemudian Tim dari Polsek pacet dan warga langsung menuju ke lokasi. pada pukul 23.00wib, mobil Suryadi bisa dievakuasi.

 

Jaka, salah satu warga menuturkan bahwa lokasi dusun Pacet Made tersebut dari exit Tol Pandaan jaraknya 1.5 km. Jalannya penuh dengan bebatuan besar dan tidak ada aspal. Bahkan kanan kirinya terdapat jurang. Dirinya juga heran dengan pengakuan Suryadi yang masih bisa memacu mobilnya dengan kecepatan 80-100km/jam dengan kondisi jalan seperti itu. 

 

Menanggapi peristiwa ini, Bobbin Nila Prasanta Yudha atau yang lebih dikenal sebagai Cak Boni, selaku traveller dari Kota Surabaya memaparkan bahwa jika melihat dari segi teknisnya hal ini bisa dijelaskan sebagai berikut. Kemungkinan Hal ini bisa terjadi karena pengguna salah menentukan titik tujuan. Selain itu faktor koneksi sinyal internet dan pengemudi yang kelelahan atau mengantuk juga bisa menjadi penyebabnya.

 

"Kalau kita bicara teknis, kemungkina pengguna Goggle Map keliru dalam menentukan titik tujuan, karena jika mengetik Surabaya, akan banyak alternatif yang muncul, seperti Kota Surabaya, Toko Surabaya, Bengkel Surabaya dan tempat lain yang bernama Surabaya, padahal belum tentu lokasinya berada di Kota Surabaya," jelas Boni.

 

"Selain itu terkadang kendaraan akan melintasi blankspot area yang tidak terdapat sinyal internet, hal ini bisa membuat koneksi Gogle Maps terputus, ditambah lagi faktor mengantuk atau kelelahan, mengingat pengemudi habis selesai rapat tahunan,"

 

"Namun yang lebih unik, mengapa pengemudi tetap menggunakan Gogle Maps ketika sudah masuk ke jalan Tol. Kalau sudah masuk Tol ,langsung saja ikuti papan petunjuk Tol, kalau butuh info tinggal putar radiao E-100,. Dan yang terpenting adalah berdoa dahulu sebelum bepergin," pungkas Boni. (yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad