PPKM Diperpanjang Sampai 20 September 2021, Plat Nomor Ganjil - Genap Akan Diberlakukan Di Lokasi Ini - Kabar Surabaya

Terbaru

Monday, September 13, 2021

PPKM Diperpanjang Sampai 20 September 2021, Plat Nomor Ganjil - Genap Akan Diberlakukan Di Lokasi Ini

PPKM Diperpanjang Sampai 20 September 2021, Plat Nomor Ganjil - Genap Akan Diberlakukan Di Lokasi Ini


Kabar Surabaya - Saat ini kondisi pandemi Covid 19 ditanah air sudah semakin melandai. Grafik angka penularan dan angka kematan sudah menurun tajam. Sedangkan angka kesembuhan sudah meningkat pesat. Melandainya angka penurunan kasus Covid-19 ini tampak pada sudah minimnya daerah Zona Merah di Indonesia. Meski demikian, Pemerintah masih mengharuskan masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

 


Hal tersebut dikarenakan Pandemi Virus Covod-19 ini masih tetap ada. Sehingga Pemerintah-pun juga masin memberlakukan pembatasan melalui penerapan PPKM. PPKM ini terkenal dengan penerapan levelnya. Ada 1 sampai 4 level, semakin tinggi levelnya maka daerah tersebut semakin membahayakan.

 

Pada hari Senin (13/09/2021) kemarin Pemerintah telah merilis data terbaru mengenai level dari PPKM ini. Dalam rilisan baru tersebut telah ditentukan bahwa penerapan PPKM akan diperpajang lagi sampai tanggal 20 September 2021. Selain itu, Menko Luhut Binsar Pandjaitan juga mengumumkan beragam kelonggaran yang boleh dilakukan pada daerah yang levelnya telah rendah.

 

Beberapa pelonggaran yang dirilis oleh Menko Luhut adalah pembukaan kembali gedung bioskop pada daerah level 3 dan level 2 dengan maksimal kapasitas sebessr 50%. Namun pada lokasi wisata, pemerintah malah akan memberlakukan ganjil - genap. pada saat weekend. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kendaraan yang mendatangi lokasi wisata,

 

Selain itu, pemerintah juga telah memasukkan cakupan vaksinasi sebagai salah satu indikator pnentuan level PPKM. Semakin banyak vaksin yang telah disuntikkan, maka semakin cepat pula daerah tersebut turun level.Oleh karena itu semua pemimpin daerah harus segera menyuntikan vaksin yang telah diberikan, sehingga tidak ada yang menyimpan vaksin terlalu lama.

 

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Jokowi juga mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu euforia atas melandainya kasus Covid-19 di tanah air ini. Hal ini mengingat masih adanya beberapa varian baru yang sedang mengancam. varian-varian tersebut saat ini tengah menginveksi banyak negara. 

 

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi, saatini terdapat 3 varian baru dari Covid-19. Varian tersebut adalah Varian MU, Varian Lamda dan Varian C.1.2. Ganasnya varian baru ini rupanya kebal terhadap vaksinasi. (yyaan) 


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad