Kakek 80 Tahun Meninggal Secara Misterius Di Atap Rumahnya Sendiri - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, March 16, 2021

Kakek 80 Tahun Meninggal Secara Misterius Di Atap Rumahnya Sendiri

Kakek 80 Tahun Meninggal Secara Misterius Di Atap Rumahnya Sendiri


Kabar Surabaya - Pada saat musim hujan seperti saat ini biasanya warga akan disibukkan dengan rembesan air atau tetesan air dari genting rumah yang pecah atau retak. Karena jika dibiarkan, atap yang rusak atau disebut juga dengan bocor ini jelas akan mengganggu kenyamanan penghuninya. 

 

Namun, jika terjadi keadaan genteng bocor, janganlah diperbaiki secara mandiri apabila memang tidak memungkinkan. Karena,naik ke atap rumah adalah pekerjaan yang berbahaya dan penuh dengan resiko. Jika tidak berhati-hati, bisa mencelakai diri sendiri. Oleh karena itu, lebih baik meminta tolong kepada orang yang memang sudah ahli di bidangnya.

 


Hal inilah yang dialami oleh seorang kakek berusia 80 tahun asal Jalan Platuk Donomulyo Surabaya. Pada saat hari Minggu (14/03/2021) lalu rumahnya mengalami kebocoran saat hujan deras. Maka pada hari Senin (15/03/2021) keesokan harinya kakek yang sudah berusia cukup lanjut ini bermaksud untuk membetulkan genteng rumahnya yang bocor. 

 

Pada pukul 09.00wib sang kakek ini memanjat rumahnya dan berhasil sampai di atap rumah. Hal ini terbilang cukup berani dan cukup nekat, mengingat rumah yang didiaminya ini adalah rumah 2 lantai. Sehingga atapnya pasti cukup tinggi. 

 

Namun setelah ditunggu beberapa lama, sang kakek ini tidak turun lagi. Bahkan nenek Kustini, istrinya sampai kebingungan. Hal ini dikarenakan hingga pukul 18.00wib sang Kakek belum juga turun. Akhirnya Nenek Kustini meminta tolong tetangga sebelah rumah untuk memantau kondisi suaminya yang naik diatas genteng.

 

Saat tetangganya naik ke atap rumah, dia langsung terkejut saat melihat tetangganya tergeletak diatas genteng. Saat didekati, rupanya tetangga sepuhnya tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Akhirnya dirinya menghubungi Command Center 112 untuk meminta pertolongan.

 

Tidak berselang lama kemudian, datang Tim Inafis dari pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan. baru setelahnya jenazah kakeh berusia 80 tahun ini dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dievakuasi ke bawah. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit kompliksi dan jenazah langsung dimakamkan di TPU setempat. (yyan)  

1 comment:

Post Bottom Ad