Waspadai Hal Ini, Jalur Surabaya - Bojonegoro Akan Tutup Total Selama Beberapa Hari - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, November 17, 2020

Waspadai Hal Ini, Jalur Surabaya - Bojonegoro Akan Tutup Total Selama Beberapa Hari


Waspadai Hal Ini, Jalur Surabaya - Bojonegoro Akan Tutup Total Selama Beberapa Hari

 

Kabar Surabaya - Jalur Pantai Utara (Pantura) adalah jalur favorit bagi mereka yang beraktifitas Antar Kota Antar Provinsi. Mulai dari kendaraan niaga seperti Truk, Bis Pariwisata dan kendaraan pribadi, banyak yang melewati jalur Pantura ini. Tidak heran apabila saat libur panjang, jalur ini menjadi jalur tersibuk. Selain jalan Tol Trans Jawa tentunya. 

 

Apabila jalur Pantura ini mengalami hambatan, seperti adanya perbaikan jalan, atau ada kendaraan yang mogok, maka dapat dipastikan akan teradi kemacetan yang sangat panjang. Karena akses jalan Pantura ini sangat ramai, maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur atau Instansi yang lainnya akan sangat berhati-hati apabila melaksanakan kegiatan di jalur tersebut. karena resikonya sangat tinggi yaitu kemacetan total berjam-jam lamanya.

 


Hal ini seperti yang pada hari Selasa (17/10/2020) pagi ini, dimana PT.Kereta Api Indonesia PT.KAI) akan melakukan perbaikan pada beberapa jalur yang melintas di kawasan Pantura. Salah satu titik perbaikan jalur kereta api ini berada di Desa Bayeman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Selain dikawasan tersebut, perbaikan ini juga akan dilakukan pada titik lainnya yang masih berada dalam satu jalur.

 

Akibat adanya kegiatan perbaikan jalur kereta api ini, maka jalur utama Surabaya - Probolinggo akan ditutup secara total selama tiga hari berturut-turut. Penutupan ini akan dilakukan mulai Hari Selasa (17/10/2020) hingga hari Kamis (19/10/2020) mendatang. PT.KAI sengaja tidak memilih perbaikan pada akhir pekan, karena pada akhir pekan, volume kendaraan yang melintas di jalur Pantura sangatlah tinggi apabila dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

 

Suprapto, selaku Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VIII menjelaskan bahwa kegiatan perbaikan rel kereta api yang dilakukan ini merupakan perbaikan geometri dari tubuh badan rel dan bantalan rel-nya sekaligus. Perbaikan ini memang sangat mendesak untuk dilakukan, karena demi keselamatan masyarakat yang menjadi pengguna kereta api itu sendiri. 

 

Akibat perbaikan jalur kereta api ini, nantinya semua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat akan dialihkan melewati jalur alternatif. Jalur ini nantinya akan melalui sebelah barat gardu induk milik PLN di Desa Gunungsari, kawasan Baureno. Sedangkan untuk kendaraan besar, seperti Truk dan Bus akan dilewatkan jalur alternatif di Desa Pakah Kecamatan Semanding Jembatan Widang, Kabupaten Tuban.

 

Sementara itu AKP Heru Sudjio, selaku Kasat Lantas Polres Bojonegoro  memaparkan, bahwa penutupan jalur Provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan ini pasti akan ada efek pada kepadatan lalu-lintas. Oleh karena itu pihaknya akan segera menyiagakan tim personil yang akan menjaga arus lalu lintas di jalur alternatif. (yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad