DETIK-DETIK MAUT! Argo Bromo Anggrek Hantam KRL di Bekasi, Dua Penumpang Langsung Tewas Ditempat! - Kabar Surabaya

Terbaru

Tuesday, April 28, 2026

DETIK-DETIK MAUT! Argo Bromo Anggrek Hantam KRL di Bekasi, Dua Penumpang Langsung Tewas Ditempat!

DETIK-DETIK MAUT! Argo Bromo Anggrek Hantam KRL di Bekasi, Dua Penumpang Langsung Tewas Ditempat!


Kabar Surabaya - Malam yang semula berjalan biasa di Stasiun Bekasi Timur berubah menjadi mencekam dalam hitungan detik. Senin (27/4/2026), dentuman keras memecah suasana—suara yang oleh para saksi disebut menyerupai ledakan bom.



Petaka bermula ketika rangkaian KRL Commuter Line Bekasi–Jakarta berhenti di stasiun. Kereta itu tertahan karena insiden lain di jalur, ketika sebuah Commuter Line dari arah berlawanan menabrak taksi di perlintasan. Situasi sempat terlihat terkendali—hingga maut datang dari arah yang tak terduga.


Tanpa peringatan, Kereta Api Argo Bromo Anggrek melaju dari belakang dan menghantam keras rangkaian KRL yang tengah berhenti. Benturan itu brutal—gerbong depan kereta jarak jauh disebut menembus tubuh gerbong KRL, menghancurkan bagian belakang, termasuk gerbong khusus perempuan.

“Seperti dihantam dari belakang, keras sekali… sampai tembus,” ungkap Munir, salah satu penumpang yang selamat.


Di dalam gerbong, kepanikan pecah. Bangku-bangku bergeser, pintu terjepit, dan penumpang terperangkap di antara rangka besi yang remuk. Asap tebal mulai memenuhi udara, memperburuk situasi. Teriakan minta tolong bercampur suara tangisan memenuhi ruang sempit yang berubah menjadi perangkap maut.


Hendri, penumpang lain, menggambarkan detik-detik itu dengan suara bergetar. “Bunyinya seperti bom… langsung gelap, penuh asap. Saya cuma bisa lari,” katanya.


/div>

Sirene meraung di tengah malam. Puluhan ambulans berdatangan, lampu merah-biru berkelip menembus gelap. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Basarnas, hingga tenaga medis berjibaku mengevakuasi korban dari dalam gerbong yang hancur.


Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Penumpang yang terluka diangkat satu per satu, sebagian dalam kondisi lemah, sebagian lainnya tak bergerak. Hingga malam itu, korban terus dievakuasi ke rumah sakit terdekat.


Pihak PT Kereta Api Indonesia menyampaikan permohonan maaf dan duka mendalam atas tragedi tersebut. Dua korban dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.


Peristiwa ini menjadi pengingat pahit—bahwa dalam sekejap, perjalanan yang tampak biasa bisa berubah menjadi tragedi yang tak terlupakan.


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad