Begini Kisah Gelap, Warga Kampung 1001 Malam, Akhirnya Direlokasi Dan Daat Penghasilan 5 Juta Per-Bulan - Kabar Surabaya

Terbaru

Tuesday, October 18, 2022

Begini Kisah Gelap, Warga Kampung 1001 Malam, Akhirnya Direlokasi Dan Daat Penghasilan 5 Juta Per-Bulan

Begini Kisah Gelap, Warga Kampung 1001 Malam, Akhirnya Direlokasi Dan Daat Penghasilan 5 Juta Per-Bulan

 

Kabar Surabaya -  Gemerlapnya Kota Surabaya yang sudah terkenal hingga ke manca negara ini rupanya masih menyisakan beberapa ragam problematikanya. Salah satu permasalahan yang ada di Ibukota Provinsi Jawa Timur ini adalah perkampungan kumuh. Sebagaimana layaknya kota besar lainnya, Kota Surabaya juga menympan kawasan perkampungan kumuh. Kebanyakan pemukiman kumuh ini berada di kawasan pinggiran. Salah satu kawasan kumuh di Kota Pahlawan ini adalah Kampung 1001 malam.



Kampung 1001 malam ini berada di Kelurahan Dupak Kawasan Surabaya Utara. Sebenarnya tidak banyak juga warga Kota Surabaya yang mengetahui keberadaan kampung kumuh tersebut. Untuk sampai ke ;okasinya terkadang dibutuhkan perahu.  Hal ini dikarenakan lokasinya yang berdekatan dengan sungai. Sebelum sampai digerbang kampung 1001 malam, harus terlebih dahulu berjalan merunduk melewati terowongan Mina.

 

Terowongan Mina ini merupakan sebutan untuk lokasi dibawah Jalan Tol Surabaya - Gresik yang melintas diatas pemukiman tersebut. Selain kampung 1001 malam, dibawa tol ini juga dihuni oleh beberapa keluarga, Disinilah nuansa gelap terasa, karena memang tidak pernah tertembus oleh terangnya sinar matahari. 

 

Namun, mulai Hari Senin (17/10/2022) kemarin, Penduduk warga kampung 1001 malam dan mereka yang tinggal di bawah kolong jalan tol berkesempatan untuk mendapatkan sinar matahari. Pemerintah Kota Surabaya melakukan relokasi terhadap semua warga yang tinggal dilokasi tersebut. Nantinya semua warga akan mendapatkan tempat tinggal di Rusunawa milik Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim.

 

Setelah dilakukan pendataan, rupanya di lokasi tersebut terdapat 16 keluarga yang tinggal di kolong Jalan Tol. Sedangkan di Kampung 1001 malam ada sebanyak 149 keluarga. Nantinya yang memiliki KK Surabaya selain mendapatkan rusun, juga akan mendapatkan pekerjaan. Sehingga bisa mendapatkan penghasilan sampai 5 juta rupiah per-bulannya. Jadi, mereka akan dilatih dan diarahkan untuk bekerja sesuai dengan minat dan kemampuannya masing-masing.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang memimpin secara langsung jalannya relokasi tersebut mengungkapkan bahwa nantinya lokasi yang telah kosong tersebut akan dibangun Rumah Pompa. Rumah Pompa ini berfungsi untuk menanggulangi banjir yang ada di kawasan Krembangan dan sekitarnya. 

 

"Mengenai relokasi sendiri, sudah ada kesepakatan dengan warga sehingga tidak ada perlawanan dilapangan. Karena intinya relokasi, sehingga masa depan warga juga akan diperhatian, termasuk mengurus sekolah anak-anaknya. Karena banyak warga yang memiliki anak usia sekolah. Sehingga perpindahan sekolahnya sudah ada rekan-rekan dari Dinas Pendidikan yang mengurus," terang Walikota Eri. (yyan)    

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad