Begini Isi Surat Wasiatnya, Pria Diguga Anggota TNI Lompat Dari Suramadu - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, September 7, 2021

Begini Isi Surat Wasiatnya, Pria Diguga Anggota TNI Lompat Dari Suramadu

Begini Isi Surat Wasiatnya, Pria Diguga Anggota TNI Lompat Dari Suramadu


Kabar Surabaya - Jembatan Suramadu adalah jembatan terbesr di Provinsi Jawa Timur yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura. Jembatan ini melintasi Selat Madura dan memiliki pnjang 5.438 meter. Sejak diresmikan dan di gratiskan untuk umum, Jembatan Suramadu ini menjadi jalur favorit untuk menyeberang bagi penduduk di kedua pulau tersebut.

 


Namun sayangnya, Jembatan Suramadu ini juga menjdi lokasi bunuh diri paling favorit bagi msyarakat di kedua pulau tersebut.Beberapa kali telah terjadi kejadian bunuh diri di lokasi ini. Seperti halnya yang terjadi pada hari Senin (06/09/2021) malam kemarin. Dimana, ada seorang pria yang diduga melompat dari Jembatan Suramadu yang masuk ke kawasan Kota Surabaya. 

 

Peristiwa dugaan aksi bunuh diri ini diketahui dari adanya motor yang terparkir di tepi pagar pembatas jembatan Suramadu. Motor tersebut tampak dibiarkan menyala dengan kunci kontak yang masih menempel. Bahkan lampu dan lampu sein juga masih menyala terang. Diduga pemilik kendaraan ini baru saja melompat dari atas pagar pembatas tersebut.

 

Informasi mengenai dugaan aksi bunuh diri ini langsung tersebar luas di grup-grup Whasapp. Dalam pesan tersebut tampak motor yang digunakan oleh pelaku aksi bunuh diri tersebut memiliki nomor polisi L 5622 FE. Motor tersebut memiliki corak gambar harimau pada jok tempat duduk dan body motor ber-merk Honda tersebut memiliki warna hitam.

 

Disekitar motor tersebut pemiliknya juga meninggalkan sepatu, dan tas berwarna hitam. Selain itu terdapat pula helm berwarna biru langit mirip seperti helm milik anggota TNI. Didalam tas tersebut juga terdapat dompet yang berisi beberapa lembar uang serta identitas pemilik yang tercantum dalam KTP dan SIM. Semua barang ini telah diamankan di Pos Suramadu.


Identitas pemilik tersebut bernama Widodo, berusia 52 tahun kelahiran Kendal dan beralamtkan di  Perum Cendana Kamal Bangkalan Madura. Selain itu, juga ada identitas yang mencantumkan bahwa pelaku aksi bunuh diri ini adalah seorang TNI. Namun mengenai hal tersebut masih akan dipastikan kebenarannya lebih lanjut.


Dalam tas hitam tersebut, juga terdapat selembar kertas yang ditulis tangan. Diduga pelaku aksi bunuh diri ini meuliskan surat tersebut sebagai surat wasiat kepada istri dan anaknya. Seperti yang dilansir oleh kabarjawatimur.com berikut sepenggal dari isi Surat wasiat tersebut :

 

Buat Mama dan Anak2ku

Maafkan Papa, selama mendampingimu belum bisa buat mama bahagia. Terimakasih sudah memberikan anak2 yang hebat (Pandu, Nasywa, Eira, Nofan). 

Jadilah Ibu yang baik bagi anak2 kita

Ma'af Papa tidak menyatakan Mama istri yang baik. Papa juga bukan suami yang baik.

Papa telah gagal jadi Imam-mu, Papa bukan Imam yang baik. Jangan sesali semuanya.

Aku titip ke-4 anak2ku, anak2 kita

Semua ini Papa putuskan karena papa tidak pantas mendampingimu dan membesarkan anak-anak kita. (Rumah kita tidak pantas untukku)

.........

........

Selamat tinggal semuanya

MAAFKAN PAPA (AYAH)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad