Lagi..!!!, Rombongan Moge, Salah Satunya Plat L Terciduk Langgar Rambu Satu Arah - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, March 12, 2021

Lagi..!!!, Rombongan Moge, Salah Satunya Plat L Terciduk Langgar Rambu Satu Arah

Lagi..!!!, Rombongan Moge, Salah Satunya Plat L Terciduk Langgar Rambu Satu Arah


Kabar Surabaya - Sebagaimana diketahui bersama, bahwa pada Hari Kamis (11/03/2021) kemarin merupakan hari libur nasional dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Namanya hari libur, tentunya banyak dimanfaatkan oleh banyak orang untuk sekedar refresing sejenang dengan berjalan-jalan bersma teman mupun sanak sudara.

 

Hal ini jugalah yang kemarin dilakukan oleh para pengendara Motor Besar (Moge) dikawasan Jombang-Jawa Timur. Pada hari Kamis pagi, tampak serombongan Moge ini melintasi salah satu jalan di Kota Jombang. Mereka tampak kompak berkendara beriringan dalam satu barisan.

 


Namun sayangnya rombongan Moge ini diketahui melakukan pelanggaran rambu lalu-lintas saat melintas di Kawasan Ringin Contong. Pelanggaran lalu-lintas yang mereka lakukan ini termasuk sangat membahayakan, mengingat mereka menerobos rambu satu arah. Sehingga mereka berkendara melawan arah. Karena kejadian tersebut, pengendara lain seperti mobil atau motor yang berpapasan dengan rombongan Moge ini terpaksa sedikit menghindar.

 

Pelanggaran terhadap rambu lalu lintas ini tentu saja sngat membahayakan keselamatan pengendara kendaraan yang lainnya. Mereka bisa saja terlibat kecelakaan karena arah jalan yang berlawanan dalam satu jalur.

 

Aksi penerobosan rambu satu arah ini, berhasil diungkap oleh akun Facebook Fandi Amirudin dan mengunggahnya di grup Facebook Info Seputar Jombang. Dalam foto yang diunggah tersebut memperlihatkan rombongan moge yang kedapatan melawan arus. Harusnya,di bundaran Ringin Contong dari Jalan Gus Dur, semua pengendara harus memutar terlebih dahulu sesuai rambu untuk ke Jalan A Yani.

 

Dalam captionnya, Fandi menuliskan kronologis dan aturan lalu-lintas yang dilanggar oleh pengendara MOGE tersebut :

Motor boleh gede tapi Peraturan dan Rambu Lalu lintas tetap harus diikuti serta Hormati pengguna jalan Lain kawan.
Bundaran Ringin Contong dari Jalan Gus Dur yang harusnya memutar sesuai rambu untuk ke Jalan A Yani tapi di terobos terus.
Sangat membahayakan dan merugikan pengguna jalan lain. Sama-sama bayar pajak. Broo
UU Lalu lintas dan Angkutan Jalan No 22 Tahun 2009 pasal 134 yang mengatur Kendaraan yang mendapat prioritas jalan. (Konvoi kalian bukan termasuk Prioritas sebenarnya karena tidak ada urgensinya dan tidak ada untuk kepentingan urusan negara)
Apakah akan terus berlanjut hal seperti ini????  
  

 

Postingan Fandi Amirudin ini sontak membuat geger waga Jombang dan sekitarnya. Mereka lalu ikut berkomentar pada kolom komentar yang ada. Banyak yang menyayangkan kejadian tersebut, bahkan diantaranya ada yang menanyakan keberadaan petugas Kepolisin di lokasi tersebut. Karena di kawasan tersebut memang terdapat Pos Polisi.

Alyunita Ayunindya Aristy : Ni polisinya yg jaga dipos kmn...masak salah jalur dibiarkan saja...apakah ini yg dinamakan keadilan...kalau rombongan club itu bebas ngapain saja..

Chill Blonde : Disitu kan ada pos polisi, lha polisi nya dimana dan gimana?

Zainul Arifin : DIMANAKAH para penindak pelanggaran???.. apa tdk ada titik kelanjutan.... utk efek jera
 
Sholeh TakDutz
: Woy....apa kabar kalian pak Ladusing ringin contong yang terhormat...ringin contong yg terkenal ketat. Salah dikit gag pakek helm lampu motor mati di kejar, Waktu ada moge yg segitu banyaknya lewat depan mata dan melawan arus...Kenapa semua diam aja, Apa kalian yg di dalam pos lagi ke toilet berjama'ah semua,,,????, Sehingga gag tau ada motor konvoi lawan arah 
 
 
Dilansir dari kabarjombang.com, Iptu Mulyani, selaku Kanit Patroli Satlantas Polres Jombang, mengungkapkan kalau pihaknya saat ini serius untuk memproses kasus pelanggaran lalu-lintas yang dilakukan oleh Rombongan  Motor Besar ini. Saat ini masih ditelusuri kapan peristiwa itu terjadi dan mencari bukti-bukti dari CCTV yang ada dikawasan tersebut.
 
 
Selain itu, Iptu
Mulyani juga mencari menelusuri plat nomor kendaraan yang sempat tertangkap oleh kamera, yaitu L 5994 ET.  Beliau juga mengatakan kalau ada petugas Polisi yang berjaga, pasti rombongan MOGE tersebut tidak akan lolos.

"Dia apa enggak paham kalau ada rambu yang harus muter, masa mereka pada ngantuk ya....," ucap Mulyani. (sdn)

1 comment:

  1. Nissan-Mitsubishi Rancang Mobil Listrik Harga Rp 200 Jutaan
    Beberapa harga mobil listrik memang relatif mahal. Namun, tak perlu khawatir, Nissan dan Mitsubishi dilaporkan berencana meluncurkan mobil listrik di tahun 2021. Melansir melalui Nikkei, mobil listrik ini nanti berukuran kecil seperti kei car. Mobil tersebut akan dijual dengan harga...Baca Selengkapnya

    ReplyDelete

Post Bottom Ad