Jambret Kejam Di Surabaya, Tendang Mahasiwi Asal Malang Hingga Tersungkur Di Aspal - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, February 5, 2021

Jambret Kejam Di Surabaya, Tendang Mahasiwi Asal Malang Hingga Tersungkur Di Aspal


Jambret Kejam Di Surabaya, Tendang Mahasiwi Asal Malang Hingga Tersungkur Di Aspal

 

Kabar Surabaya - Tensi tingkat kejahatan di Kota Surabaya belakangan ini kembali meningkat. Hal ini tentu saja membuat kerja pihak Kepolisian harus semakin keras lagi. Seperti halnya kasus pencopetan dikawasan Tugu Pahlawan yang akhirnya bisa diungkap dengan cepat. Karena jika dibiarkan berlarut-larut  tentu saja akan membuat warga Kota Surabaya menjadi semakin resah.


Ternyata keresahan ini tidak hanya dialami oleh warga Kota Surabaya saja. Warga luar kota yang sedang berada di Kota Pahlawan ini tentu saja akan merasa resah kalau keamanannya tidak terjamin. Hal ini seperti yang alami oleh Sri Wulandari (23), pada hari Jum,at (29/01/2021) lalu. Tepatnya sekitar pukul 21.30wib dirinya mengalami penjambretan yang disertai dengan aksi kekerasan hingga dirinya sampai jatuh ke aspal.

 


Kejadian yang menimpa Sri Wulandari ini bermula saat dirinya pulang dari rumah temannya. Saat itu wanita berusia 23 tahun ini hendak bermaksud untuk langsung pulang ke rumah kosnya yang ada dikawasan Dukuh Kupang Surabaya. Rute ke arah kosnya ini melewati Jalan Hr.Muhammad, lalu melintasi sisi kiri dari underpass Mayjend Sungkono dan kawasan Dukuh Kupang.

 

Meskipun sudah larut malam, Sri Wulandari tidak merasa takut melewti jalanan tersebut, karena jalanan tersebut memang masih banyak dilalui oleh kendaraan. Saat itu mahasiswi tersebut melihat dua orang berada dibelakangnya. Namun saat itu dirinya tidak memiliki prasangka apapun.

 

Ternyata, prasangka gadis berhijab tersebut salah, karena kedua pemuda itu rupanya telah membuntuti dan mengamatinya dari kejauhan. Benar saja, saat Sri Wulandari akan memasukkan handphone miliknya, tiba-tiba saja tanpa disadarinya kedua pemuda tersebut memepetnya dengan menggunakan motor. Secepat kilat salah satu diantara jambret tersebut merampas HP miliknya yang tadinya akan dimasukkan ke dalam tas.

 

ANEHNYA, setelah berhasil merampas HP, kedua pemuda itu tidak langsung pergi. Mereka malah tertawa - tawa dan tidak memacu motor maticnya sebagaimana jambret pada umumnya. Melihat hal tersebut Sri Wulandari langsung berusaha berlari mengejar dan meminta HP-nya kembali.

 

Namun, tindakan dari Sri Wulandari ini malah berakibat fatal kepada dirinya sendiri. Karena salah satu pemuda yang diatas motor tersebut langsung menendangnya hingga dirinya tersungkur diaspal. Melihat hal tersebut masyarakat yang ada disekitar lokasi langsung mengejar kedua pelaku tersebut. Saat melihat masyarakat mengejarnya, kedua pelaku langsung gugup dan menjatuhkan HP yang dirmpasnya sebelum melarikan diri.

 


Masyarakat yang ada lalu menolong Sri Wulandari yang bagian mukanya terbentur aspal. Waktu coba diangkat dirinya merasa matanya tidak bisa melihat, namun masih bisa mendengar. Saat ibu kosnya datang ke lokasi, dirinya langsung dibawa oleh Ambulan ke RS.dr.Soetomo Surabaya. Setelah ditangani oleh dokter, korban begal ini lalu pulang dan menjalani rawat jalan, mengingat rumah sakit masih banyak menangani kasus COVID-19. (yyan)   


1 comment:

Post Bottom Ad