Suami Dina Oktavia : Saya Meninggalkan Kontrakan Karena Mengalah, Sebab Ruangannya Tidak Cukup - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, December 6, 2019

Suami Dina Oktavia : Saya Meninggalkan Kontrakan Karena Mengalah, Sebab Ruangannya Tidak Cukup

Suami Dina Oktavia : Saya Meninggalkan Kontrakan Karena Mengalah, Sebab Ruangannya Tidak Cukup

Kabar Surabaya -Kisah Dina Oktavia dan anaknya Pandu yang menderita cacat pada wajah akhir-akhir ini terus menghiasi disemua media. Hal inilah yang kemudian memantik jiwa sosial dari warga Kota Surabaya untuk membantunya. Mulai dari warga sekitar, Pemkot Surabaya, Pemprov Jawa Timur, semua tergerak untuk membantu ibu muda ini. Bahkan ada juga pejabat dari Pemprov Jatim yang membantu Dina Oktavia dengan membelikan seluruh perabotan dari Rumah Susun Di Gunungsari yang baru saja ditempatinya. 


Di saat Kehidupan Dina Oktavia sudah semakin membaik, banyak pihak yang mulai menanyakan bagaimana dengan sang suami atau ayah dari bayi Pandu ini. Banyak netizen mulai menghakimi suami Dina Oktavia yang bernama Muhammad Abdul Aziz ini. Banyak netizen yang juga menganggap bahwa Muhammad Abdul Aziz ini adalah sosok ayah yang tidak bertanggung jawab terhadap keluarganya. 

Setelah beberapa hari seolah mendiamkan masalah keluarganya, akhirnya Muhammad Abdul Aziz mulai buka suara terhadap semua tudingan netizen yang dialamatkan kepadanya. "Semua berita yang berada di media cenderung memojokkan saya, bahkan saya dan keluarga seperti di fitnah," ujar M.Aziz. Berikut beberapa jawaban suami dari Dina Oktavia terhadap sanggkaan yang tertuju kepadanya .


Meninggalkan Keluarga. Muhammad Abdul Aziz membantah kalau dirinya selama ini menelantarkan istri dan anaknya. Selama ini, pria berusia 23 tahun ini mengaku tetap memberikan nafkah kepada keluarganya. "Sebagai kepala keluarga saya tetap bertanggung-jawab terhadap istri dan anak saya, termasuk memberikan nafkah secara rutin,".

Tidak Pernah Pulang Kerumah. Dalam hal ini M.Aziz membenarkan kalau dirinya sejak pertengahan bulan November tidak pulang kerumah kontrakan yang ada di Jl. Jojoran Stal. Namun hal tersebut dia lakukan karena, rumah kontrakan tersebut terlalui kecil ukuirannya. Sedangkan didalamnya sudajh ada ibu, kakak Dina berserta istri dan anaknya, Dina dan sekarang ada bayi Pandu. "Justru saya mengalah dengan tidak tinggal di rumah kontrakan tersebut, kalau dipaksakan tidak akan cukup,".


Keluarga M.Aziz Tidak Menerima Pandu Yang Cacat. Sanggkaan ini menurut M Aziz tidak benar dan cenderung memfitnah keluarganya. Menurutnya, semua keluarga besarnya sangat menerima Dina dan bayi Pandu apa adanya. Bahkan saat mengetahui Dina hamil, Ibu M Aziz selalu memperhatikan kesehatan Dina. Setiap harinya Dina tidak lepas dari vitamin dan buah. "Dina juga tidak boleh capek-capek, namun entah mengapa istri saya hanya betah tinggal selama 2 bulan saja, setelah itu minta balik ke kontrakan lagi,"


Menyuruh Dina membuat Surat Cerai. Dalam hal perseraian ini, M Aziz tidak memaksa Dina untuk menandatangan surat cerai. Namun kata-kata cerai itu menurutnya justru datang dari Dina sendiri. Menurut M. Aziz, sejak bayi Pandu didalam kandungan, Dina sudah sering meminta cerai dari dirinya. Namun Dina tidak mengatakan sebabnya memanga dirinya sering meminta cerai. M.Aziz bahkan telah merobek-robek buku nikahnya agar dirinya dan Dina tidak bercerai. "Alasan yang pernah dilontarkan Dina adalah bahwa dia ingin bahagia, namun bahagia seperti apa," (Yanuar Yudha)          


Sumber : 


https://surabaya.tribunnews.com/2019/12/05/suami-dina-oktavia-surabaya-akhirnya-buka-suara-bantah-terlantarkan-istri-dan-anaknya-yang-cacat?page=4

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4811223/wanita-yang-lahirkan-bayi-cacat-sering-minta-cerai-suami-robek-buku-nikah/2

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4810903/suami-wanita-yang-lahirkan-bayi-cacat-nggak-kaget-digugat-cerai/2

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4810602/ini-pengakuan-suami-yang-dituduh-tinggalkan-istri-karena-bayinya-cacat?single=1

https://suryamalang.tribunnews.com/2019/12/06/beda-pendapat-dina-oktavia-suaminya-soal-rumah-tangga-pasca-anak-lahir-cacat-di-sini-posisi-suami?page=4

3 comments:

  1. lho harusnya tidak meninggalkan anak istri tapi sebagai suami yang bertanggung jawab ya cari kontrakan sendiri tinggal dengan anak dan istrinya dong, kalau seperti yang dilakukan saat ini namanya ego cari enaknya sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. BENAR..
      sebagai seorang suani seharusnya punya pemikiran agar keluarga dan dirinya terjauhkan dr Fitnah... dengan cara memboyong istri dan anak ke kontrakan kecil kecilan atau kos murah murahan..

      Memang dasarnta saat istri hamil suami senang sekali dengan memberikan vutamin dan makanan yg sehat itu tugas suani.. tetapi disaat anak lahir dan ketahuan anak cacad lalu kenapa anda meninggalkanya? walau tujuanya habya mengalah.. tetapi anak kecil itu tetap butuh perhatian ayahnya dan istri butih tenaga ayahnya untuk menjaga buah hatinya disamping seorang suami selain harus bekerja mencari nafkah.

      Delete
  2. Harusnya kan di ajak cari kost laen utk anak istrinya klo memang bertanggung jawab... Koq malah pergi..

    ReplyDelete

Post Bottom Ad