Warga Berebut Tumpeng dan Saksikan Tari Remo Kolosal, HJKS Surabaya Pecah! - Kabar Surabaya

Terbaru

Sunday, May 31, 2026

Warga Berebut Tumpeng dan Saksikan Tari Remo Kolosal, HJKS Surabaya Pecah!


Kabar Surabaya - Sejak pukul 05.30 WIB, halaman Balai Kota Surabaya sudah tampak dipadati masyarakat yang ingin menghadiri resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi untuk menjadi bagian dari perayaan hari lahir Kota Pahlawan yang digelar secara meriah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.


Masyarakat yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Kota Surabaya. Mereka datang dengan menunjukkan bukti undangan elektronik yang sebelumnya diterima melalui aplikasi WhatsApp. Pemkot Surabaya memang menyediakan sebanyak 1.000 undangan khusus bagi masyarakat umum yang ingin mengikuti langsung rangkaian acara resepsi HJKS ke-733 di halaman Balai Kota.



Sejak pintu masuk dibuka, warga mulai berdatangan dan mengantre dengan tertib. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan besarnya rasa cinta dan kebanggaan terhadap Kota Surabaya yang telah memasuki usia ke-733 tahun.


Sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang hadir, Pemkot Surabaya membagikan goodie bag berisi aneka jajanan UMKM khas Kota Surabaya. Selain itu, para tamu juga mendapatkan tumbler eksklusif bertuliskan "Surabaya" yang menjadi suvenir khusus dalam perayaan HJKS tahun ini.


Suasana semakin meriah ketika acara memasuki penampilan Tari Remo Akbar yang menjadi salah satu suguhan utama dalam resepsi HJKS ke-733. Pertunjukan kolosal tersebut berhasil memukau para pengunjung yang memenuhi halaman Balai Kota.


Sebanyak 733 penari Remo yang terdiri dari siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Surabaya dilibatkan dalam pertunjukan tersebut. Mengenakan kostum khas Tari Remo yang berwarna-warni, para penari tampil kompak dan penuh semangat membawakan tarian tradisional kebanggaan Jawa Timur itu.


Gerakan yang serempak, iringan musik tradisional yang menghentak, serta formasi yang tertata rapi menjadikan penampilan Tari Remo Akbar sebagai salah satu momen paling spektakuler dalam perayaan HJKS tahun ini. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka.


Selain Tari Remo Akbar, prosesi rebutan tumpeng juga menjadi daya tarik tersendiri yang paling ditunggu masyarakat. Tradisi yang menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan Kota Surabaya tersebut selalu berhasil menarik perhatian warga setiap tahunnya.


Di penghujung acara, panitia mempersilakan masyarakat untuk menikmati tumpeng raksasa yang telah disiapkan. Tumpeng sepanjang dua meter yang berisi nasi, aneka lauk-pauk, sayuran, serta buah-buahan itu langsung menjadi pusat perhatian pengunjung.


Begitu prosesi dimulai, warga yang telah menunggu sejak pagi langsung berbondong-bondong mendekati tumpeng untuk mendapatkan bagian. Dalam hitungan menit, seluruh isi tumpeng habis dibagikan kepada masyarakat. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan terlihat jelas saat warga menikmati hasil rebutan tumpeng bersama keluarga maupun kerabat yang hadir.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan bahwa usia Kota Surabaya yang telah mencapai 733 tahun merupakan hasil perjuangan panjang seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, berbagai pencapaian yang telah diraih Kota Pahlawan tidak lepas dari kontribusi dan partisipasi aktif warganya.


Armuji juga mengingatkan bahwa tantangan yang akan dihadapi Surabaya ke depan tidaklah mudah. Berbagai persoalan seperti perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, perubahan iklim, pengangguran, kemiskinan, hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur membutuhkan kerja sama seluruh pihak.


"Tantangan ke depan tentu tidak mudah. Perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, perubahan iklim, masalah pengangguran, kemiskinan, dan kebutuhan infrastruktur, masih harus kita jawab bersama. Namun saya percaya, selama warga Surabaya bersatu dan bekerja dengan semangat gotong royong, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita hadapi," ujar Armuji.


Resepsi Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 pun berlangsung penuh kemeriahan sekaligus menjadi ajang mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui berbagai pertunjukan budaya, pemberdayaan UMKM, hingga tradisi tumpengan, perayaan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kecintaan terhadap Kota Surabaya terus terjaga dari generasi ke generasi.


Dengan mengusung semangat kebersamaan, Surabaya diharapkan mampu terus berkembang menjadi kota yang maju, inklusif, dan mampu menjawab berbagai tantangan masa depan demi kesejahteraan seluruh warganya.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad