Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Surabaya, Orang Tua Serbu RSIA IBI dengan Penuh Kecemasan
Kabar Surabaya - Belasan siswa dari sejumlah sekolah di kawasan Surabaya Utara diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/2026). Para siswa mengalami gejala mual, muntah, dan pusing sehingga harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tembok Dukuh hingga dirujuk ke rumah sakit.
Insiden ini terjadi di wilayah Demak dan sekitarnya. Sejak siang hingga sore hari, para wali murid terus berdatangan ke RSIA IBI Surabaya di Jalan Dupak No.15A, Gundih, Kecamatan Bubutan, untuk memastikan kondisi anak-anak mereka yang menjalani perawatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat lima sekolah yang siswanya diduga terdampak makanan MBG, yakni:
- SD Pancasila
- SDN Tembok Dukuh 4
- SMP Kristen Altea
- SMP Islam Demak
- SD Abdullah Ubaid 1-2
Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. Ia mempertanyakan pengawasan dalam pelaksanaan program MBG.
“Kalau begini siapa yang disalahkan, Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG)-nya atau dapurnya? Demi keuntungan pribadi anak saya jadi korban,” cetusnya.
/div>
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, membenarkan adanya laporan dugaan keracunan tersebut. Tim Dinas Kesehatan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan, pendataan korban, serta penanganan medis.
“Ya, benar. Sudah turun tim Dinkes,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Hingga saat ini, jumlah pasti korban maupun penyebab dugaan keracunan masih dalam penyelidikan. Petugas kesehatan masih melakukan observasi terhadap sampel makanan dan kondisi para siswa.
Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG di Surabaya. Banyak orang tua berharap pemerintah kota dan pihak terkait lebih serius melakukan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak menambah korban berikutnya. ( Cak Kiem)

No comments:
Post a Comment