Pemkot Siapkan Penyuntikan Vaksin Door To Door, Targetkan Semua Sasaran Tervaksinasi - Kabar Surabaya

Breaking

Monday, August 23, 2021

Pemkot Siapkan Penyuntikan Vaksin Door To Door, Targetkan Semua Sasaran Tervaksinasi

Pemkot Siapkan Penyuntikan Vaksin Door To Door, Targetkan Semua Sasaran Tervaksinasi

Kabar Surabaya - Menciptakan Herd Imunity (Kekebalan Kelompok) adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai penularan Virus Covid-19 di Tanah Air. Hal inilah yang kemudian membuat semua kepala daerah untuk mempercepat pemberian vaksin kepada warganya masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi atensi dari Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pelaksanaan vaksinas.



Perintah percepatan pemberian vaksin dari Presiden Jokowi ini juga direspon dengan baik oleh Pemkot Surabaya. Hal ini terbukti bahwa cakupan vaksin untuk Kota Surabaya sudah mencapai 70% lebih bagi dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua prosentasenya juga telah mencapai angka yang hampir sama. 

 

Sedangkan untuk kelompok masyarakat yang menjadi sasaran vaksin sudah mencapai kepada anak berusia 12 tahun keatas. Namun sasaran pemberian vaksin ini tidak berhenti sampai disini, Pemkot Surabaya saat ini sudah mulai menjangkau pemberian vaksin kepada ibu hamil. Hal ini dipandang sangat penting, mengingat Ibu hamil sangat rentan tertular oleh Virus Covid-19.

 

Namun, hingga saat ini rupanya masih ada banyak ibu hamil yang belum mendapatkan vaksin Covid-19. Hal ini tampak dari pelaksanaan vaksinasi khusus ibu hamil yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya di Airlangga Convention Centre, Kampus C Universitas Airlangga pada hari Kamis (19/08;2021) kemarin.

 

Dari jumlah sasaran dengan target 1000 Ibu Hamil, yang datang untuk mendapatkan vaksin hanya 800-an orang saja. Sejatinya jumlah Ibu Hamil yang ada di Kota Surabaya ini, secara keseluruhan mencapai 2500 orang. Namun sebagian masih menunggu stock vaksin yang tersedia.

 

Beberapa kendala untuk vaksinasi dari Ibu Hamil ini adalah keragu-raguan dari Ibu Hamil sendiri mengenai vaksinasi serta beberapa diantaranya belum mendapatkan izin dari pihak suami. Padahal menurut aturan, setelah lepas dari Bulan ketiga, Ibu Hamil sangat aman untuk mendapatkan vaksin Covid-19. 

 

Berdasarkan kondisi ini, nantinya Dinas Kesehatan akan melakukan sosialisasi secara persuasif. Karena memang vaksin bagi Ibu Hamil ini diwajibkan sebagaimana halnya PCR. Bagi Ibu Hamil yang tidak bisa mendatangi lokasi vaksin, maka Dinas Kesehatan siap melakukan vaksinasi secara door to door sebagaimana yang pernah dilakukan kepada warga berusia lanjut. Tentunya harapannya setelah tervaksin, Ibu dan janin akan terhindar dari Virus Covid-19. (yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad