Heboh! Warga Berkostum Tempo Dulu Ramaikan Napak Tilas Bersih Desa Rungkut Tengah - Kabar Surabaya

Terbaru

Sunday, June 28, 2026

Heboh! Warga Berkostum Tempo Dulu Ramaikan Napak Tilas Bersih Desa Rungkut Tengah

 
Heboh! Warga Berkostum Tempo Dulu Ramaikan Napak Tilas Bersih Desa Rungkut Tengah


Kabar Surabaya - Suasana berbeda tampak di kawasan Rungkut Tengah, Surabaya, pada Minggu (28/6/2026) pagi. Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan warga mulai memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara Bersih Desa dan Haul Akbar ke-397 Rungkut Tengah yang digelar secara meriah dan penuh semangat kebersamaan.



Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja hingga orang tua, tampak antusias mengikuti kegiatan napak tilas yang dikemas dalam bentuk jalan sehat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan tradisi tahunan yang telah berlangsung selama ratusan tahun tersebut.


Selain menjadi sarana olahraga dan silaturahmi, jalan sehat ini juga semakin menarik karena panitia menyediakan puluhan hadiah doorprize bagi para peserta. Tercatat sebanyak 80 hadiah telah disiapkan, dengan hadiah utama berupa dua unit sepeda listrik yang menjadi incaran peserta.


Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya sejumlah warga yang mengenakan berbagai kostum unik dan menarik. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kostum yang menggambarkan kehidupan masyarakat Rungkut Tengah pada masa lampau. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan perjalanan panjang kampung yang kini berkembang menjadi salah satu kawasan padat penduduk di Surabaya.


Warga yang mengenakan pakaian tradisional itu berjalan bersama peserta lainnya dalam rombongan napak tilas, sehingga menambah nuansa tempo dulu yang menjadi ciri khas peringatan bersih desa tahun ini.


/div>

Dalam sambutannya, Camat Gunung Anyar mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi leluhur. Ia menegaskan bahwa kegiatan Bersih Desa dan Haul Akbar bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian penting dari upaya menjaga identitas dan sejarah kampung.


"Kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan agar generasi penerus tidak melupakan asal-usul daerahnya. Melalui napak tilas dan berbagai rangkaian acara yang digelar, masyarakat diajak untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga," ujarnya.


Menurutnya, tradisi yang telah berlangsung selama hampir empat abad tersebut merupakan warisan budaya yang harus dijaga bersama agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.


Tidak hanya berlangsung pada pagi hari, rangkaian kegiatan Bersih Desa dan Haul Akbar ke-397 Rungkut Tengah dijadwalkan berlangsung hingga malam hari. Berbagai hiburan rakyat, kegiatan budaya, hingga bazaar UMKM menjadi bagian dari perayaan yang dinanti masyarakat setiap tahunnya.


Untuk mendukung kelancaran acara, panitia bersama pihak terkait melakukan penutupan total di sejumlah ruas jalan utama, yakni Jalan Raya Rungkut Tengah dan Jalan Raya Rungkut Menanggal. Penutupan dilakukan karena sebagian badan jalan digunakan sebagai lokasi kegiatan dan area bazaar.


Salah satu daya tarik yang paling ramai dikunjungi pengunjung adalah bazaar kuliner UMKM yang berjajar di sepanjang tepi jalan. Puluhan pelaku usaha mikro dan pedagang lokal memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan berbagai produk unggulan mereka.


Beragam makanan dan minuman tersedia, mulai dari jajanan tradisional, aneka camilan, minuman segar, hingga makanan berat khas Surabaya dan Nusantara. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau sehingga menarik minat masyarakat yang datang bersama keluarga.


Keberadaan bazaar tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Banyak pelaku UMKM mengaku antusias karena acara tahunan ini selalu mampu mendatangkan banyak pengunjung dan meningkatkan penjualan mereka.


Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga kuat, peringatan Bersih Desa dan Haul Akbar ke-397 Rungkut Tengah kembali menjadi bukti bahwa tradisi leluhur tetap hidup dan mampu menyatukan masyarakat lintas generasi dalam satu perayaan penuh makna.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad