Wisuda TK Rasa Festival! Ada Tari Remo, Fashion Show hingga MC Cilik yang Memukau
Kabar Surabaya - Suasana berbeda terlihat di Hotel Luminor Jemursari Surabaya pada Senin (15/6/2026). Khususnya di lantai 15, area tersebut mendadak dipenuhi keceriaan puluhan anak-anak yang berlarian dan bermain dengan penuh semangat. Sekilas, lantai hotel itu tampak layaknya sebuah playground raksasa yang dipenuhi tawa dan canda para siswa.
Rupanya, pada hari itu KBTKIT Insan Al-Muslimun Rungkut Barata Surabaya menggelar prosesi wisuda siswa TK B yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar. Tak hanya menjadi momen perpisahan dan kelulusan, kegiatan tersebut juga dikemas dalam bentuk pentas seni sebagai wadah bagi seluruh siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka.
Menariknya, pentas seni tidak hanya diikuti oleh siswa TK B, melainkan juga melibatkan siswa Kelompok Bermain (KB) hingga TK A. Berbagai penampilan pun disuguhkan untuk menghibur para orang tua dan tamu undangan yang hadir.
Setelah itu, berbagai penampilan lain turut memeriahkan acara. Mulai dari menari bersama, bernyanyi, pembacaan puisi hingga peragaan busana atau modelling. Pada sesi modelling inilah suasana semakin semarak.
/div>
Di sela-sela acara, para guru juga menyisipkan sejumlah kuis interaktif untuk para siswa. Kegiatan ini bertujuan melatih keberanian dan rasa percaya diri anak-anak di depan umum.
Antusiasme siswa terlihat begitu tinggi. Setiap kali pertanyaan dibacakan, puluhan tangan kecil langsung terangkat tinggi-tinggi. Mereka berlomba-lomba menjadi yang tercepat untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.
Salah satu hal yang menjadi daya tarik dalam acara tersebut adalah keberadaan dua MC cilik yang memandu jalannya kegiatan dari awal hingga akhir acara. Mereka adalah Ahmad Valent Sukamto yang akrab disapa Mamat dan Aisha Kalla Tikswa atau Aisha.
Meski masih berusia belia, keduanya mampu membawakan acara dengan lancar, komunikatif, dan penuh percaya diri. Kehadiran duet MC cilik ini membuat seluruh rangkaian acara berlangsung hidup dan menghibur.
Ketua Yayasan Tunas Insan Perjuangan yang menaungi KB-TKIT Insan Al-Muslimun, Rizki Rahmadianti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada sekolah untuk mendampingi dan mendidik anak-anak selama ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," ujarnya.
Rizki juga berpesan kepada para siswa yang lulus agar senantiasa menjadi anak yang saleh dan salehah serta terus mengingat nilai-nilai dan pelajaran yang telah diberikan para guru.
"Teruslah belajar, gapai cita-cita setinggi mungkin, dan jangan lupa dengan ilmu serta nasihat yang telah diajarkan oleh bapak dan ibu guru," pesannya.
Sementara itu, salah satu guru, Watik, mengungkapkan bahwa persiapan pentas seni dan wisuda tahun ini memerlukan waktu latihan sekitar satu setengah bulan.
Menurutnya, seluruh siswa menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama proses latihan berlangsung.
"Alhamdulillah, anak-anak ini cepat memahami apa yang diajarkan dan sangat pintar. Jadi ketika diberi arahan, mereka bisa langsung menangkap dan mempraktikkannya dengan baik," ungkap Watik.
Melalui kegiatan wisuda dan pentas seni ini, KBTKIT Insan Al-Muslimun tidak hanya merayakan kelulusan siswa, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kepercayaan diri, kreativitas, serta keberanian tampil di depan publik sejak usia dini. Suasana haru, bangga, dan bahagia pun menyatu sepanjang acara, meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru, maupun para orang tua yang hadir.

No comments:
Post a Comment