Ricuh Saat Jalan Sehat, Pemprov Jatim Ungkap Fakta Tak Terduga Soal Kupon dan Snack - Kabar Surabaya

Terbaru

Wednesday, June 17, 2026

Ricuh Saat Jalan Sehat, Pemprov Jatim Ungkap Fakta Tak Terduga Soal Kupon dan Snack

Ricuh Saat Jalan Sehat, Pemprov Jatim Ungkap Fakta Tak Terduga Soal Kupon dan Snack


Kabar Surabaya - Kegiatan Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (16/6/2026), sempat diwarnai kericuhan. Sejumlah peserta meluapkan kekecewaan setelah mengaku tidak memperoleh kupon undian doorprize yang menjadi bagian dari acara tersebut.



Kekecewaan itu memuncak ketika beberapa peserta nekat menerobos area panggung utama untuk menyampaikan protes kepada panitia. Situasi yang sempat memanas akhirnya dapat dikendalikan oleh petugas di lokasi.


Menanggapi insiden tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama pelaksanaan Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah,” ujar Imam.


Menurutnya, membludaknya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam. Namun di sisi lain, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi penting agar pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman.


Berdasarkan hasil evaluasi awal, panitia menemukan masih terdapat ribuan kupon undian dan paket makanan ringan yang belum terdistribusi. Tercatat sekitar 6.700 kupon doorprize serta sekitar 10.000 paket makanan ringan masih tersisa meski telah disiapkan di sejumlah pos sepanjang rute jalan sehat.


/div>

Imam menjelaskan, seluruh kupon dan snack box sebenarnya ditempatkan di titik-titik yang harus dilalui peserta. Petugas lapangan juga telah berupaya memastikan setiap peserta yang melewati pos mendapatkan haknya.


Namun setelah dilakukan pengecekan, masih ditemukan sisa logistik dalam jumlah besar. Dari hasil penelusuran, panitia menduga ada sebagian warga yang tidak mengikuti alur dan prosedur yang telah ditentukan sehingga tidak mendapatkan kupon maupun paket makanan ringan.

"Kami telah melakukan kroscek di lapangan dan memastikan peserta yang mengikuti jalur sesuai ketentuan mendapatkan kupon serta paket makanan ringan. Ada sejumlah warga yang tidak melalui prosedur tersebut sehingga tidak memperoleh fasilitas yang telah disediakan," jelasnya.


Meski menghadapi sejumlah kendala teknis, Pemprov Jatim tetap mengapresiasi semangat masyarakat yang hadir untuk meramaikan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Imam menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.


Menurutnya, makna hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan perubahan menuju kualitas hidup yang lebih mulia, produktif, sehat, dan peduli terhadap sesama.


Terkait pelaksanaan acara, Imam mengungkapkan panitia sebenarnya telah menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang biasa digunakan dalam berbagai kegiatan serupa. Sebanyak 150 personel internal juga diterjunkan dan dibantu sejumlah unsur pendukung, termasuk pengelola Islamic Center.


Meski demikian, tingginya jumlah peserta menyebabkan kepadatan di beberapa titik yang berdampak pada distribusi logistik dan pengaturan arus massa.


Saat ini seluruh sisa kupon, paket makanan, maupun hadiah doorprize telah diamankan dan dikembalikan ke posko utama untuk didata lebih lanjut. Pemprov Jatim juga memastikan hadiah yang belum sempat dibagikan tidak akan hangus.

"Seluruh hadiah tetap kami amankan dan nantinya akan digunakan kembali dalam agenda-agenda besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur berikutnya," kata Imam.


Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi panitia untuk memperkuat manajemen kerumunan, pengaturan jalur peserta, serta sistem distribusi logistik pada kegiatan mendatang.

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kegiatan yang diselenggarakan Pemprov Jawa Timur ke depan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad