Kawasan banjir Bandang Batu Meluas, Puluhan Korban Terseret Arus, Berikut Kronologinya - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, November 5, 2021

Kawasan banjir Bandang Batu Meluas, Puluhan Korban Terseret Arus, Berikut Kronologinya

Kawasan Banjir Bandang Batu Meluas, Puluhan Korban Terseret Arus, Berikut Kronologinya

 

Kabar Surabaya - Sebagaimana diketahui bersama, bahwasannya bencana banjir bandang telah menerjang kawasan Kota Batu pada hari Kamis (04/11/2021) kemarin. Titik awal dari banjir bandang ini terjadi pada kawasan Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. Banjir bandang ini baru pertama kali terjadi dikawasan tersebut. 

 


Dampak dari banjir bandang ini rupanya cukup besar dan sangat parah. Aliran air yang deras ini membawa banyak lumpur dan batang-batang pohon. Rupanya dampak dari banjir bandang ini tidak hanya melanda satu desa saja. 


Hingga pagi ini terdapat 6 wilayah dikawasan Batu yang terdampak dari banjir bandang ini, yaitu Dusun Sambong (Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji), Jalan Raya Dieng (Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu), dan Dusun Beru (Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji). Kemudian, Desa Sumber Brantas (Kecamatan Bumiaji), Jalan Raya Selecta (Desa Tulungrejo, Kecamatan Batu) dan Dusun Gemulo (Desa Punten Kecamatan Bumiaji).

 

Akibat dari banjir bandang ini, terdapat 12 orang yang terseret oleh arus yang cukup deras. Dari 12 orang. tersebut, enam orang ditemukan dalam keadaan selama. Sedangkan lima orang lainnya ditemukan dalam keadaan tewas. Termasuk juga seorang ayah berusia 30 tahun dan anaknya yang masih berusia 3.5 tahun. Keduanya tewas terseret arus saat banjir bandang menerjang kediamannya. Tragisnya keduanya terseret hingga ratusan meter ke arah bawah hingga sampai ke desa lain.

 

Dengan ditemukannya jenazah tersebut, saat ini masih ada dua orang lagi yang masih dinyatakan hilang. Saat ini Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jatim, Relawan dan TNI/Polri masih melakukan penyisiran disekitar sungai untuk melakukan pencarian. Beberapa anjing pelacak juga dikerahkan guna membantu melakukan pencarian korban.

 

Proses pencarian ini tergolong cukup sulit, mengingat banyaknya lumpur dan batang-batang pohon. Saat inipun awan hitam masih menggantung dikawasan batu. Potensi banjir bandang susulan akan bisa terjadi setiap saat. Jadi Tim benar-benar berhati-hati saat beraktifitas di aliran sungai.

 

Dampak dari banjir bandang Kota Batu ini bahkan dirasakan juga oleh mereka yang tinggal di Malang. Hal ini tampak dari banjir yang menerjang kawasan Jodipan pada sore harinya. (yyan)


1 comment:

Post Bottom Ad