Kemunculan Bintang Kemukus yang Penuh Dengan Misteri, Pertanda Wabah Penyakit Atau Jatuhnya Pemerintahan...??? - Kabar Surabaya

Breaking

Monday, October 12, 2020

Kemunculan Bintang Kemukus yang Penuh Dengan Misteri, Pertanda Wabah Penyakit Atau Jatuhnya Pemerintahan...???


Kemunculan Bintang Kemukus yang Penuh Dengan Misteri, Pertanda Wabah Penyakit Atau Jatuhnya Pemerintahan...???


Kabar Surabaya - Di Indonesia ini, banyak sekali fenomena alam yang disangkut-pautkan dengan kejadian atau peristiwa tertentu. Seperti halnya kalau ada awan yang memayungi suatu gunung, akan dianggap sebagai datangnya marabahaya bagi penduduk sekitarnya. Entah benar atau tidak, mitos ini sudah dipercaya oleh masyarakat secara turun - temurun. Meskipun dari kaca mata ilmiahnya sangat sulit untuk dibuktikan.


Hal ini seperti yang terjadi pada hari sabtu (10/10/2020) lalu, dimana muncul fanemona benda langit yang berbentuk seperti meteor dengan warna merah. Oleh banyak masyarakat, benda langit tersebut disebut sebagai Bintang Kemukus atau Lintang Kemukus. Fenomena alam ini tampak sangat jelas sekali dikawasan Tuban Jawa Timur. Banyak sekali kemudian masyarakat yang mengabadikannya dan men-share ke media sosial, sehingga fenomena ini langsung menjadi viral.

 


Banyak orang percaya bahwa munculnya Bintang Kemukus ini berkaitan erat dengan datangnya wabah penyakit besar yang akan melanda negeri. Selain itu, banyak pula yang mengartikan akan terjadi kekisruhan didalam peperintahan yang mengakibatkan suatu pemerintahan akan jatuh. Kejadian - kejadian ini didasarkan pada pengalaman atau cerita-certa pada masa lalu.

 

Arti dari kemunculan Bintang Kemukus ini bisa dilihat berdasarkan arah dimana kejadian tersebut muncul. Hal ini seperti yang dituliskan dalam buku Sejarah Kutha Sala: Kraton Sala, Bengawan Sala, Gunung Lawu yang kemudian ditulis R.M. Ng. Tiknopranoto dan R. Mardisuwignya. Didalam buku tersebut, ada beragam arti munculnya Bintang Kemukus tersebut berdasarkan arah kemunculannya.

 

Apabila Bintang Kemukus ini muncul di tenggara, hal ini menandakan akan ada raja yang meninggal dunia. Akan muncul wabah penyakit yang mengakibatkan banyak orang sakit dan meninggal dunia. Nahan pangan menjadi mahal. 


Bila Bintang Kemukus muncul di sisi selatan, tandanya akan ada raja meninggal dunia. Para pembesar akan mengalami kesusahan. Akan terjadi hujan besar dan Hasil pertanianmelimpah. Beras, padi, kerbau, dan sapi dihargai murah. 


Jika Bintang Kemukus ini muncul di sisi barat daya, pertanda ada raja yang meninggal dunia. Orang desa melakukan kebajikan. Beras dan padi murah. Hasil kebun berlimpah. Hewan banyak yang akan mati.


Kalau Bintang Kemukus ini tampak di sisi barat, pertanda ada pelantikan raja baru. Para pembesar dan penduduk akan senang. Harga bahan pangan menjadi murah. Tanaman subur dan cepat menghasilkan.

Namun kalau Bintang Kemukus ini muncul di sisi barat laut, makan akan ada pertanda raja yang sedang berebut kekuasaan. Hal ini juga diikuti oleh pimpinan lain dibawahnya. Sementara masyarakat akan mengalami kesedihan. Kekurangan makanan makin meluas dan berlangsung snngat lama. 

 

Jika Bintang Kemukus ini muncul di sisi utara, pertanda ada pemimpin yang kalut pikirannya karena kekeruhan yang ada di dalam pemerintahannya. Timbul perselisihan yang meluas dan semakin berkembang menjadi sebuah peperangan.

 

Menanggapi fenomena tersebut, Avivah Yamani, penggiat astronomi dari Komunitas Langit Selatan Bandung menjelaskan bahwa Bintang Kemukus yang terlihat di langit Tuban ini adalah Hujan Meteor Taurid. Penampakan dari hujan meteor Taurid ini terlihat mirip seperti bola api. Hujan meteor Taurid Selatan ini menyambung pada peristiwa hujan meteor Draconid yang mulai terjadi dari tanggal 6-10 Oktober lalu. (yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad