Cegah Bullying Sejak Dini, BLAS Gelar Parenting di SD Muhammadiyah 10 Surabaya
Kabar Surabaya – Aktivitas sekolah mulai kembali bergeliat meski suasana pembelajaran belum sepenuhnya berjalan normal. Di tengah berbagai kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah sekolah di Surabaya turut menggelar kegiatan edukatif bagi para siswa.
Salah satunya dilakukan di SD Muhammadiyah 10 Surabaya. Bertempat di ruang Masjid Muhammadiyah Jendral Ahmad Yani, Jalan Sidoyoso V/29, kegiatan parenting digelar bersama Bengkel Lakune Arek Suroboyo (BLAS), Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Bullying dan Dampaknya bagi Anak”. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan didampingi para guru pengajar.
Acara dimulai sekitar pukul 08.15 WIB dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 3 yang berlangsung pukul 08.15–09.15 WIB. Sedangkan sesi kedua diikuti siswa kelas 4 dan 5 pada pukul 09.30–10.30 WIB.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SD Muhammadiyah 10 Surabaya M. Khoirul Anam, M.Pd.I., tim BLAS, serta seluruh guru pengajar.
“Acara ini sangat luar biasa. Saya melihat sendiri berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh narasumber BLAS, Supriyadi Dedik atau Obenk dan Jorislatto. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami terhadap anak didik. Hampir semua pertanyaan bisa dijawab dan diikuti dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting karena memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bullying, dampaknya, serta bagaimana bersikap ketika menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
/div>
Salah seorang guru pembimbing yang enggan disebutkan namanya mengatakan kegiatan tersebut memberikan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.
“Dengan adanya kegiatan ini anak-anak senang, saya juga senang. Semoga materi yang disampaikan bisa bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan parenting tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk memahami pentingnya saling menghargai, menjaga perasaan teman, serta menghindari perilaku yang dapat merugikan orang lain.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan foto bersama antara siswa, guru, dan tim BLAS sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas kegiatan parenting di SD Muhammadiyah 10 Surabaya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman sejak dini kepada para siswa mengenai bahaya bullying sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh anak. (Cak - Kiem)

No comments:
Post a Comment