Bentrok Suporter Diduga Aremania Dan Bonek di Sukorejo, Mobil Polisi Dibakar, Soporter Dikawal Untuk Pulang - Kabar Surabaya

Terbaru

Wednesday, August 12, 2026

Bentrok Suporter Diduga Aremania Dan Bonek di Sukorejo, Mobil Polisi Dibakar, Soporter Dikawal Untuk Pulang

Bentrok Suporter Diduga Aremania Dan Bonek di Sukorejo, Mobil Polisi Dibakar, Soporter Dikawal Untuk Pulang 


Kabar Surabaya – Kerusuhan terjadi di jalur Pasuruan Barat, tepatnya kawasan Pandaan hingga Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, sejak Senin malam hingga Selasa (11/8/2026) dini hari.


Kericuhan diduga melibatkan rombongan konvoi oknum suporter. Aksi anarkis tersebut menyebabkan tiga kendaraan dinas kepolisian mengalami kerusakan. Salah satu kendaraan bahkan dibakar massa hingga hangus.



Kerusuhan bermula ketika rombongan massa yang diduga merupakan oknum suporter melintas dan memadati jalur utama Sukorejo pada dini hari. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi anarkis di tengah jalan.


Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah mobil polisi digulingkan massa di tengah jalan. Di lokasi lain, satu kendaraan dinas kepolisian terlihat terbakar hebat hingga menyisakan kerangka.


Kericuhan kemudian merembet ke kawasan Markas Polsek Sukorejo. Sebuah mobil dinas kepolisian yang berada di halaman Mapolsek turut menjadi sasaran amuk massa. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan selanjutnya dievakuasi menggunakan truk derek.


Dampak kerusuhan tidak hanya dirasakan di Sukorejo. Situasi sempat meluas ke wilayah Pandaan dan Purwosari.


Di kawasan Jalan Kartini, Pandaan, kericuhan juga sempat terjadi. Aksi saling kejar antara kelompok suporter dan massa bahkan mengganggu pengguna jalan serta aktivitas masyarakat sekitar.


/div>

Berawal dari Rombongan Konvoi Pulang dari Malang

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyo membenarkan adanya bentrokan kelompok masyarakat di depan Mapolsek Sukorejo pada Selasa dini hari.


Menurut hasil penyelidikan sementara, keributan berawal ketika sekelompok masyarakat baru saja menyelesaikan kegiatan di Malang. Saat perjalanan pulang, rombongan tersebut diduga dihadang kelompok lain.


Penghadangan itu kemudian memicu keributan yang berkembang menjadi aksi perusakan kendaraan kepolisian.

"Awalnya kelompok masyarakat ini melakukan kegiatan di Malang. Nah, dalam perjalanan pulang dihadang kelompok lain. Sehingga terjadi keributan. Dan puncaknya dua mobil Polsek dirusak," ujar AKBP Harto Agung saat memberikan keterangan di Mako Polsek Sukorejo.


Kapolres memastikan, hingga saat ini sasaran perusakan tercatat merupakan kendaraan dinas kepolisian. Tiga kendaraan dinas Polres Pasuruan mengalami kerusakan akibat amuk massa.


Sementara itu, belum ada laporan mengenai warga sipil yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

"Untuk sementara tiga kendaraan dinas Polres Pasuruan. Sedangkan dari warga sipil masih belum ada laporan," jelasnya.


Polisi Telusuri Pelaku dan Motif Kerusuhan

Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap rangkaian kerusuhan tersebut.


Petugas mengumpulkan berbagai bukti di lapangan, meminta keterangan saksi, serta menelusuri asal rombongan yang terlibat. Polisi juga berupaya memastikan motif dan kronologi kejadian secara menyeluruh.

"Ini proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui pasti kejadian tersebut. Tim terus bergerak mencari informasi di lapangan," pungkas Harto Agung.


Pantauan di lokasi pada Selasa pagi menunjukkan sejumlah personel kepolisian masih melakukan pembersihan di sekitar Mapolsek Sukorejo.


Petugas membersihkan puing-puing sisa pembakaran dan sampah yang berserakan, sekaligus merapikan kembali halaman Mapolsek agar kondisi di kawasan tersebut kembali kondusif.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad