Jatim Bebas Zona Merah, 63 Kelurahan Kota Surabaya Nol Kasus COVID-19 - Kabar Surabaya

Breaking

Monday, October 26, 2020

Jatim Bebas Zona Merah, 63 Kelurahan Kota Surabaya Nol Kasus COVID-19


Jatim Bebas Zona Merah, 63 Kelurahan Kota Surabaya Nol Kasus COVID-19

 

Kabar Surabaya - Penanganan kasus COVID-19 di Provinsi Jawa Timur sudah mulai menunjukkan perkembangan ke arah positif. Masifnya sosialisasi tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan, seperti Pemakaian masker, Cuci tangan dengan sabun dan Jaga jarak, telah mampu diterima dengan baik oleh masyarakat. Ditambah lagi dengan dibentuknya Tim Covid Hunter yang siap untuk menindak masyarakat yang lalai terhadap protokol kesehatan. Hal ini tentu saja membuat masyarakat lebih patuh lagi terhadap protokol kesehatan. 

 

Dari gambaran Peta Resiko milik pemerintah pusat, Provinsi Jatim sudah menyatakan dirinya bebas dri Zona Merah (penyebaran virus COVID-19 tidak terkendali). Saat ini yang tampak hanya dua warna saja, yaitu Zona kuning (penyebaran virus rendah) dan Zona Orange (penyebaran virus sedang). Untuk Kota yang berada di Zona Kuning terbaru adalah : Madiun, Sampang, Pamekasan, Ponorogo, Tulungagung, Pasuruan, Magetan, Pacitan, Kota Blitar, Kota Madiun, Tuban, Lamongan, Kediri, Nganjuk, Bojonegoro, Bangkalan, Situbondo, Trenggalek, Malang



Sedangkan Kabupaten/Kota dengan Zona Orange adalah ; Bondowoso, Jombang, Kota Probolinggo, Banyuwangi, Ngawi,Gresik, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Batu, Mojokerto, Lumajang, Sumenep, Kota Surabaya, Probolinggo, Blitar, Jember, Kota Pasuruan, Sidoarjo.

 

Meskipun demikian, Gubenur Khofofah Indar Parawansa tetap mengingatkan masyarakat Jatim agar tidak lengah terhadap Virus Corona ini. Apalagi pada akhir minggu ini masyarakat akan menikmati libur panjang yang dikhawatirkan akan membuat potensi penyebaran Virus Corona semakin meninggi jika masyarakat tidak awas.

 

Kondisi yang menggembirakan juga terlihat di Kota Surabaya. Dari laman https://lawancovid-19.surabaya.go.id/ diketahui bahwa pasien positif COVID-19 yang masih dalam perawatan jumlahnya hanya tersisa 135 orang. Sedangkan dari 152 Kelurahan yang ada, 63 diantaranya sudah dinyatakan 0 kasusu COVID-19.  


Sebagian dari Ke 63 Kelurahan yang sudah tidak memiliki lagi pasien positif COVID-19 adalah, Airlangga, Ampel, Asemrowo, Babat Jerawat, Babatan, Balas Klumprik, Sawunggaling, Balongsari, Tambaksari, Pacar Keling, Putat Jaya, Tembok Dukuh, Ujung, Dupak, Lidah Wetan, Wiyung, Ngagel, Balongsari, Sememi, Babatan, Balas Klumprik, Banjar Sugihan, Banyu Urip, Baratajaya, Bendul Merisi, Benowo, Bulak, Bulak Banteng, Darmo, dr.soetomo, Gayungan, Genteng, Dukuh Kupang, Dukuh Setro, Dukuh Sutorejo, Embong Kaliasin, Gading, Genting Kalianak, Gubeng, Gundih, Gunung Anyar.

 

Dengan jumlah 63 ini, berarti sudah hampir 50% wolayah Kota Surabaya terbebas dari Virus COVID-19. Meski demikian Pemkot Surabaya masih tetap agresif untuk melakukan banyak tes kepada masyarakat. Dengan dibentuknya Tim SWAB Hunter, maka Pemkot Surabaya juga siap untuk mengantisipasi melonjaknya kasus positif COVID-19 di Kota Pahlawan ini.(yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad