Rindu Sudah Meminta Maaf, Apakah Kasus Hukumnya Masih Terus Berlanjut..? - Kabar Surabaya

Breaking

Thursday, November 25, 2021

Rindu Sudah Meminta Maaf, Apakah Kasus Hukumnya Masih Terus Berlanjut..?

Rindu Sudah Meminta Maaf, Apakah Kasus Hukumnya Masih Terus Berlanjut..?

 

Kabar Surabaya - Belakangan ini semua media, baik online maupun offline, kompak memberitakan pertikaian yang dialami oleh anggota DPR dan seorang wanita yang mengaku sebagai anak seorang Jendral TNI Bintang Tiga. Peristiwa ini langsung menjadi viral dan menarik perhatian dari hampir seluruh Indonesia.

 


Kronologis peristiwa yang menghebohkan ini bermula dari vidio pendek yang memperlihatkan seorang wanita sedang berkata keras kepada orang lain. Rupanya wanita tersebut sedang berkata keras kepada ibu dari Arteria Dahlan yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP. Mirisnya, peristiwa ini berujung ke laporan Polres Bandara. Wanita yang diketahui bernama Rindu Angiat Pasaribu bahkan membuat laporan kepada pihak Kepolisian. Demikian juga Arteris Dahlan yang tidak terima karena Ibunya yang sudah lansia diberikan ucapan kasar.

 

Dalam paparannya, Arteria Dahlan mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi saat mereka berdua berada didalam pesawat yang sama. Saat pesawat mendarat dan penumpang mengeluarkan kopernya, rupanya wanita yang akrab dipanggil Rindu ini merasa kalau barang bawaan Arteria terlalu banyak, sehingga memperlambat dirinya yang ingin segera keluar dari pesawat. Padahal waktu itu pintu pesawat juga masih dalam keadaan tertutup.

 

Dari perisriwa itulah pangkal permasalahan tersebut terjadi. Berikut keterangan dari para pihak yang bertikai :

Arteria Dahlan : Saya meminta kepada Pak Danpuspom untuk menyelesaikan dan mencari tau apakah beliau itu istri dari Jendral Bintang Tiga. Apalagi saat di Bandara beliau memerintahkan Protokoler TNI seperti layaknya orang suruhan dia. Karena Protokoler dan fasilitas TNI ini dibiayai dengan uang rakyat. Bahkan saat mengetahui kalau saya merupakan anggota DPR RI, beliau malah berkata kenal dengan semua Ketum-Ketum, awas lu , kena lu, hancur nama lu.


<

Rindu Anggiat Pasaribu :
Dalam keterangan pressnya yang terakhir, Rindu mengaku kalau pada saat kejadian dirinya sedang sakit gigi dan kebelet untuk buang air. 

 

Peristiwa ini rupanya juga meluas dan dikomentari oleh Letjend TNI (Purn) Sutiyoso

Letjend TNI (Purn) Sutiyoso : Dalam kasus ini pria yang akrab disapa Bang Yos menegaskan bahwa semua anggota TNI apapun pangkatnya harus punya bebabn moral pada masyarakat dan negara. Status militer itu adalah prajuritnya bukan keluarga maupun anak istrinya. Oleh sebab itu, penjemputan dengan menggunakan protokol militer seperti yang dialami Rindu tidak dibenarkan.

Tidak ada aturan seorang anak jenderal bisa dijemput dengan protokol militer di bandara. Bang Yos juga mengimbau kepada masyarakat agar melapor apabila menjumpai kasus seperti ini.  Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pelajaran kepada prajurit TNI maupun keluarganya yang menyalahi aturan atau melanggar protokol.

"Jangan sampai ada keluarga TNI yang berperilaku seperti itu, apa pun pangkatmu. TNI dibanggakan rakyat, oleh karena itu menjadi beban moral, maka harus menjaga perilaku, menghargai masyarakat siapa pun dia,"



Dalam perkembangan kasusnya, hari ini Rindu melakukan mediasi dengan pihak Arteria Dahlan. Dirinya datang ke gedung DPR RI untuk meminta maaf atas perlakuannya kepada Arteris dan Ibundanya. Sedangkan kasusnya sendiri masih belum diketahui apakah akan berlanjut atau tidak. Namun pihak Rindu mengungkapkan telah mencabut laporannya di Kepolisian. (yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad