Pemkot Surabaya Serius Mencari Pelaku Perusakan Pot - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, September 24, 2019

Pemkot Surabaya Serius Mencari Pelaku Perusakan Pot

Pemkot Surabaya Serius Mencari Pelaku Perusakan Pot


Kabar Surabaya - Kota Surabaya adalah kota yang terletak di tepi laut. maka tidak heran apabila hawa panas selalu menyelimuti kota ini sepanjang hari. Untuk mengurangi sengatan sinar matahari tersebut, maka Pemerintah Kota Surabaya berinisiatif untuk melakukan penanaman pohon dan membuat banyak sekali taman dipinggiran kota. 


Insisiatif pembuatan taman ini dimulai ketika Tri Rismaharini mulai menjabat sebagai Walikota Surabaya. Hampir seluruh lahan kosong di Kota Pahlawan ini disulap menjadi taman kota yang cantik dan asri. Tidak cukup sampai disini. median jalan yang notabenenya tidak ada tanahnya juga di tempatkan pot untuk meletakkan tanaman. Hampir di seluruh jalanan kota ini terdapat pot yang terbuat dari kaleng warna-warni yang berisikan tanaman lidah mertua.

Selain itu, pada trotoar jalan juga diletakkan pot-pot berukuran besar yang berisikan tanaman jenis bunga. Semua tanaman-tanaman ini diharapkan bisa menjadi penyerap polusi yang ditimbulkan dari asap kendaraan bermotor. Pot berukuran besar ini dicat warna-warni sehingga cukup terlihat cantik dan indah.


Namun, sayangnya keberadaan pot bunga yang cantik ini mendapatkan teror dari orang yang tidak bertanggung jawab. Teror ini berupa penghancuran pot bunga berukuran besar yang berada di kawasan Embong Malang. Hingga hari ini tercatat sudah ada empat pot bunga yang dirusak dengan cara di pecahkan dan digulingkan ke jalan raya. Tentu saja hal ini sangat menyedihkan, mengingat warga Kota Surabaya selama ini dikenal warga yang sangat menjaga kerapian kotanya.

Sampai hari ini, tercatat 4 pot bunga telah dirusak dengan cara memecahkannya. Padahal harga pot bunga tersebut sangatlah mahal, yaitu Rp.500.000,- / biji. "Kalau 4 buah yang rusak, berarti nilainya Rp2.000.000,-" jelas Rochim Yuliadi, selaku Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).


Pecahnya pot bunga yang memiliki tingga 1,5 meter ini juga telah di sampaikan kepada Walikota surabaya Tri Rimaharini. Tentu saja hal ini membuat Walikota Risma berang dan sangat marah. Dengan tegas, beliau meminta semua pihak keamanan baik Linmas dan Satpol PP untuk mulai melakukan pengejaran terhadap pelaku pengrusakan Pot Bunga tersebut.

Untuk mengejar para pelaku, Pemkot Surabaya juga mulai melakukan pelacakan lewat CCTV yang berada di sekitaran Jalan Embong Malang. Hukuman berupa denda akan di terapkan apabila pelau telah ditemukan dan kemungkinan akan dikenakan pula pasal kerusakan fasilitas umum. hal ini mutlak dilakukan agar mereka manjadi jera dan tidak mengulang lagi perbuatan yang merugikan ini. (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad