Sungai Surabaya Berbusa, Ratusan Warga Malah Berburu Ikan “Mabuk” - Kabar Surabaya

Terbaru

Tuesday, September 8, 2026

Sungai Surabaya Berbusa, Ratusan Warga Malah Berburu Ikan “Mabuk”

 

Sungai Surabaya Berbusa, Ratusan Warga Malah Berburu Ikan “Mabuk”


Kabar Surabaya - Fenomena tak biasa terjadi di Sungai Jagir, Surabaya, sejak Minggu (6/9/2026). Kemunculan gumpalan busa putih di kawasan pintu air Rolak Karah disusul dengan banyaknya ikan yang terlihat mengapung di permukaan sungai.



Kondisi tersebut sontak menarik perhatian warga. Ratusan orang berdatangan ke sekitar Jembatan Jagir Wonokromo untuk menangkap ikan yang disebut warga dalam kondisi “mabuk”.


Pantauan pada Minggu sekitar pukul 18.47 WIB, tepian Sungai Jagir dipenuhi warga yang berusaha mendapatkan ikan. Berbagai cara digunakan, mulai dari memakai jaring hingga membawa senapan angin. Sebagian warga juga menggunakan senter untuk mencari ikan yang terlihat mengapung di permukaan air.


Kerumunan warga bahkan berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Jembatan Jagir. Sejumlah pengendara memperlambat kendaraan lantaran banyak warga berkumpul di atas jembatan maupun di sepanjang tepian sungai.


Ikan yang berhasil ditangkap kemudian dibawa pulang untuk dikonsumsi. Namun, sebagian warga memilih menjual hasil tangkapan mereka di pinggir jalan.


Salah satunya Sri (52), warga Lumumba, Wonokromo. Ia mengaku menjual sebagian ikan yang diperoleh suaminya karena jumlah tangkapannya cukup banyak.


“Sejak Magrib tadi mulai terlihat,” ujar Sri.



Menurut Sri, ikan hasil tangkapan tersebut dijual dengan harga yang tidak ditentukan secara khusus. Warga biasanya menyesuaikan harga berdasarkan jumlah ikan yang didapat.


“Karena kebanyakan ya kita jual. Harganya terserah berapa, mungkin Rp 10 ribu per kilo,” katanya.


Dari ikan yang berhasil ditangkap warga, jenis bader dan rengkik terlihat mendominasi. Kemunculan ikan dalam jumlah banyak tersebut membuat kawasan Sungai Jagir ramai didatangi warga yang penasaran sekaligus ingin mendapatkan ikan.


Sementara itu, gumpalan busa putih yang terlihat di pintu air Rolak Karah juga menjadi perhatian. Kondisi tersebut berkaitan dengan kualitas air baku Kali Surabaya yang menjadi bagian dari sumber air dalam proses pengolahan air PDAM.


Fenomena ikan yang mengapung dan kemunculan busa di sungai tersebut pun menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait kondisi kualitas air di Sungai Surabaya.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad