Pertama Kali! KBS Surabaya Punya Kura-Kura Raksasa Aldabra, Bobotnya Tembus 109 Kg
Kabar Surabaya – Ada penghuni baru yang menarik perhatian pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS). Untuk pertama kalinya sejak berdiri, KBS menghadirkan kura-kura Aldabra (Aldabrachelys gigantea) sebagai bagian dari koleksi satwanya.
Tak tanggung-tanggung, terdapat empat kura-kura Aldabra yang kini bisa dilihat langsung oleh pengunjung. Keempatnya terdiri dari satu jantan dan tiga betina yang didatangkan dari Jepang.
Kura-kura Aldabra merupakan satwa asli Atol Aldabra, Seychelles. Spesies ini dikenal sebagai salah satu kura-kura darat terbesar di dunia, hanya kalah ukuran dari kura-kura Galapagos.
/div>
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, mengatakan kehadiran kura-kura Aldabra menjadi momen istimewa karena satwa tersebut belum pernah menjadi bagian dari koleksi KBS sebelumnya.
“Selama KBS berdiri, kami belum pernah memiliki kura-kura Aldabra. Ini merupakan pertama kalinya kami mendatangkan satwa jenis tersebut,” kata Nurika, Selasa (1/9/2026).
Bobot Kura-Kura Aldabra Capai 109 Kilogram
Keempat kura-kura Aldabra yang kini berada di KBS memiliki ukuran tubuh cukup besar.
Kura-kura jantan memiliki bobot sekitar 109 kilogram. Sementara tiga kura-kura betina masing-masing memiliki berat sekitar 80 hingga 90 kilogram.
Tidak hanya memiliki tubuh besar, kura-kura Aldabra juga dikenal sebagai salah satu satwa dengan usia hidup panjang. Dalam kondisi tertentu, satwa ini mampu bertahan hidup hingga lebih dari 100 tahun.
Karakteristik tersebut membuat keberadaan kura-kura Aldabra di KBS menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk melihat sekaligus mengenal lebih dekat satwa yang memiliki keunikan tersebut.
Didatangkan dari Jepang, Sempat Jalani Karantina
Koleksi baru Kebun Binatang Surabaya ini didatangkan melalui kerja sama antara KBS dan iZoo yang berada di Shizuoka, Jepang.
Sebelum diperkenalkan kepada masyarakat, keempat kura-kura tersebut terlebih dahulu menjalani serangkaian proses adaptasi dan karantina.
Nurika menjelaskan, kura-kura Aldabra tiba di Indonesia pada pertengahan Juli 2026. Setelah itu, satwa langsung menjalani karantina di KBS untuk memastikan kondisinya siap sebelum ditempatkan di area yang dapat diakses pengunjung.
“Kura-kura tersebut tiba di Indonesia pada pertengahan Juli 2026 dan kemudian menjalani karantina di KBS. Setelah seluruh proses selesai dan dinyatakan siap, keempatnya baru diperkenalkan kepada pengunjung,” jelasnya.
Bukan Sekadar Tambah Koleksi Satwa
Kehadiran kura-kura Aldabra tidak hanya ditujukan untuk menambah daya tarik wisata KBS. Satwa tersebut juga diharapkan memperkuat peran KBS sebagai tempat konservasi sekaligus edukasi bagi masyarakat.
Pengunjung dapat mengenal lebih jauh mengenai karakteristik, habitat, hingga pentingnya menjaga kelestarian satwa melalui keberadaan kura-kura raksasa tersebut.
“Kehadiran kura-kura Aldabra ini diharapkan menjadi tambahan daya tarik bagi pengunjung sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat mengenai satwa dan konservasi,” ujar Nurika.
Kerja sama KBS dengan iZoo juga tidak berhenti pada kedatangan empat kura-kura Aldabra.
Ke depan, kerja sama tersebut berpotensi menghadirkan sejumlah satwa lain dari Jepang. Beberapa di antaranya adalah monyet Jepang, jerapah, hingga panda merah.
“Hadirnya kura-kura Aldabra bukan sekadar menambah daftar koleksi. Satwa tersebut menjadi wajah baru koleksi KBS sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat Surabaya untuk mengenal secara langsung salah satu kura-kura darat terbesar di dunia,” pungkas Nurika.

No comments:
Post a Comment