Josh..!!!, 4 Daerah Jatim Ini Masuk Level Satu, Bagaimana Dengan Surabaya...? - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, October 19, 2021

Josh..!!!, 4 Daerah Jatim Ini Masuk Level Satu, Bagaimana Dengan Surabaya...?

Josh..!!!, 4 Daerah Jatim Ini Masuk Level Satu, Bagaimana Dengan Surabaya...?


Kabar Surabaya - Kemarin Menteri Maritim dan Investasi, Luhut Binsar panjaitan telah mengumumkan bahwa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi akan diperpanjang untuk dua pekan mendatang. Hal ini dikarenakan pandemi Virus Covid-19 masih belum sepenuhnya berakhir. 

 


Namun dengan seiring berjalannya waktu, rupanya semua pemerintah daerah telah melakukan penanganan yang maksimal terhadap sebaran Virus Corona. Hal ini tampak dengan menurunnya angka penularan dan angka kematian secara drastis.Bahkan Menko Luhut memaparkan bahwa berbagai daerah tingkat kematian akibat Covid=19 sudah diangka nol/0.


Sedangkan untuk angka konfirmasi positif, telah turun sebesar 99% sejak bulan Juli yang lalu. Hal ini menunjukkan bahwa angka penularan virus dimasyarakat juga telah turun secara drastis. Bahkan saat ini banyak rumah sakit yang sudah tidak lagi merawat pasien Covid-19.


Pada saat pengumuman PPKM hari Senin (18/10/2021) kemarin, Kementrian Dalam Negeri juga memaparkan, bahwa banyak daerah Kabupaten/Kota yang berhasil masuk ke PPKM Level 1. Kondisi tersebut melambangkan bahwa penyebaran virus Covid-19 dikawasan tersebut sangat minim. 


Di Provinsi Jawa Timur sendiri ada lima daerah yang berhasil masuk ke PPKM level 1, yaitu : Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Blitar, dan Kota Pasuruan. Dengan masuknya Kota Surabaya ke PPKM level 1, tentunya masyarakat sangat berharap agar fasiltas umum bisa segera dibuka kembali.

 

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa hingga saat ini Kota Surabaya masih belum sepenuhnya membuka fasulitas umumnya. Seperti halnya Taman Kota, Museum, maupun beberapa lokasi umumlainnya. Dengan masuknya Kota Pahawan ke dalam PPKM level 1, harapannya lokasi-lokasi tersebut bisa dibuka. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. (yyan)


No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad